MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID — Pemerintah Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara menyiapkan alokasi anggaran Rp70 juta untuk memulihkan kehidupan warga terdampak musibah kebakaran di Desa Wakontu, Kecamatan Wadaga.
Dana tersebut disalurkan untuk perbaikan fisik bangunan serta bantuan modal usaha bagi korban.
Musibah terjadi pada Selasa (8/9/2026) sore dan menghanguskan dua unit rumah panggung milik Wa Ode Pelona (72) dan putranya, Amsar (42). Posisi rumah yang berdampingan membuat api cepat meratakan seluruh bangunan beserta isinya.
Bupati Muna Barat La Ode Darwin meninjau langsung lokasi bersama BPBD dan Dinas Sosial. Selain bantuan logistik darurat berupa sembako, pakaian, dan perlengkapan tidur, pemerintah juga memfinalisasi skema pemulihan pascabencana.
“Untuk perbaikan rumah, kami alokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp25 juta per unit. Jadi, untuk dua rumah totalnya Rp50 juta,” ujar La Ode Darwin di lokasi, Rabu (9/9/2026).
Selain itu, Pemkab mengalokasikan bantuan modal usaha Rp20 juta bagi korban yang memiliki kios. Bantuan diberikan dalam bentuk barang sesuai usulan kebutuhan ke Dinas Sosial.
“Misi kami adalah membantu masyarakat agar bisa pulih kembali setelah mengalami bencana,” tutur Darwin.
Darwin juga memberikan bantuan pribadi berupa uang tunai dan sembako kepada kedua korban.
Berdasarkan data Polsek Lawa, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WITA diduga dipicu ledakan tabung LPG.
Kapolsek Lawa Ipda Jaman menjelaskan, peristiwa bermula saat istri Amsar, Wa Saroni, memasak air dengan kompor gas pukul 16.20 WITA lalu meninggalkan dapur. Saat itu Amsar sedang di lokasi penyulingan nilam.
Warga bernama Asbar Tanjung (31) pertama kali melihat api membumbung dari dapur rumah Amsar dan langsung memberi tahu. Bersamaan dengan itu, Amrin (44) yang melintas juga berteriak minta tolong.
“Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan sebanyak tiga kali berturut-turut. Api langsung membesar,” kata Amrin.
Api kemudian merembet ke rumah Wa Ode Pelona yang jaraknya 3 meter. Laode Muh Acal (35) membantu Wa Ode Pelona keluar lewat pintu belakang.
Satu unit armada pemadam tiba di lokasi bersama warga dan polisi. Meski tidak ada korban jiwa, seluruh harta benda dan dokumen penting ludes terbakar.
Total kerugian ditaksir Rp 350 juta, dengan rincian Rp 200 juta dialami Amsar dan Rp 150 juta dialami Wa Ode Pelona.













