KKMM Resmi Ukir Sejarah, 1.228 Dulang Resmi Pecahkan Rekor Muri Dunia

Piagam rekor MURI dunia penyajian 1.228 dulang di kegiatan KKMM Sulawesi Tenggara. (Publik Reaction)

KENDARI, PUBLIKREACTION.ID – Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara sukses mengukir sejarah. Sebanyak 1.228 dulang berhasil ditata dalam satu kegiatan dan resmi tercatat sebagai Rekor MURI Dunia.

Pencapaian itu diumumkan langsung oleh Senior Manager Museum Rekor Indonesia (MURI), Triyono, setelah melakukan verifikasi di Lapangan eks MTQ Kendari, Sulawe

“Panitia menyampaikan rencana menghadirkan 1.200 dulang. Setelah kami lakukan verifikasi, jumlah yang kami temukan mencapai 1.228 dulang. Melihat keseluruhan rangkaian kegiatan, MURI memutuskan bahwa pencapaian ini dicatat sebagai rekor dunia,” ujar Triyono.

Ketua KKMM Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, menyebut predikat ini sebagai kebanggaan luar biasa bagi masyarakat Muna.

“Rekor MURI dunia ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Muna di penjuru wilayah. Juga untuk masyarakat yang telah bekerja keras membuat dulang. Capaiannya sangat luar biasa setelah saya memimpin lembaga ini,” kata La Ode Darwin.

Untuk diketahui, Dulang Masyarakat Muna adalah warisan budaya yang menjadi identitas orang Muna. Lebih dari sekadar nampan, dulang memiliki makna sosial dan filosofi yang kuat.

Bentuk & Ciri Khas yaitu dulang tradisional Muna berbahan anyaman bambu atau rotan yang kuat. Bagian alasnya sering dialas daun pisang atau daun jati agar harum. Bentuknya besar dan bundar. Di atasnya ditata lengkap berisi nasi, lauk pauk, sayur, dan sambal untuk dimakan bersama 4-6 orang.

Makna & Filosofi yaitu:

1. Simbol Kebersamaan – Makan dari satu dulang melambangkan kesetaraan, tidak ada perbedaan.

2. Gotong Royong – Menata 1.228 dulang butuh kerja tim besar. Mulai dari menenun dulang, memasak, hingga menata.

3. Hospitalitas – Dulang adalah cara orang Muna memuliakan tamu. Semakin banyak dulang yang dihidangkan, semakin tinggi penghormatannya.

4. Pelestarian Budaya – Melalui dulang, nilai _pomae-maeaka_ atau saling menghargai dan _pobeda-beda_ atau bersatu terus dijaga.

Dulang wajib hadir dalam Kenduri atau Syukuran, Pernikahan Adat Muna, Penyambutan Tamu Agung, dan berbagai kegiatan budaya.

Keberhasilan KKMM menata 1.228 dulang sekaligus bukan hanya memecahkan rekor, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa budaya Muna masih hidup, kompak, dan mampu mendunia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!