KENDARI, PUBLIKREACTION.ID – Pelestarian nilai budaya lokal lewat seni pertunjukan kembali mengharumkan nama Sulawesi Tenggara.
Tari Kreasi Kaghati yang dibawakan perwakilan SMAN 1 Lawa sukses mengantarkan kontingen Kabupaten Muna Barat meraih juara pertama pada Festival dan Lomba Seni Sastra Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Provinsi Sultra.
Kepastian itu diumumkan di Kendari usai babak final. Dua siswa SMAN 1 Lawa, Muhammad Yetno Emsar dan Muhamad Alwi Baedawi, tampil memukau memeragakan alur pembuatan hingga penerbangan kaghati kolope.
Kaghati kolope dikenal sebagai layang-layang tertua di dunia yang terbuat dari daun ubi kayu hutan khas Muna.
Selain cabang tari kreasi, SMAN 1 Lawa juga mengirim wakil di cabang Lagu Solo Putra atas nama La Ode Muhammad Barqah. Di cabang ini, SMAN 1 Lawa meraih juara 2.
Dengan kemenangan ini, Tari Kreasi Kaghati berhak mewakili Provinsi Sultra di ajang FLS3N tingkat nasional. Sementara juara 2 dan 3 tingkat provinsi menerima piagam penghargaan.
Keberhasilan ini tidak diraih instan. Sebelumnya SMAN 1 Lawa harus bersaing ketat di seleksi tingkat kabupaten. Hanya 4 sekolah yang lolos ke provinsi: SMAN 1 Lawa, SMAN 2 Kusambi, SMAN 1 Tiworo Kepulauan, dan SMAN 1 Wadaga.
Kepala SMAN 1 Lawa, La Ode Mirad menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian anak didiknya.
“Secara pribadi saya sangat bangga. Ini semua berkat kerja tim. Saya hanya memotivasi, sementara yang berjuang keras di lapangan adalah para siswa dan pelatihnya,” ujar La Ode Mirad saat dihubungi dari Kendari, Minggu (6/9/2026).
Ia menegaskan pengangkatan tema kaghati kolope memiliki misi kebudayaan yang kuat. “Motivasinya untuk memperkenalkan serta melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat Muna,” katanya.
Menurutnya, prestasi ini membawa dampak positif bagi citra SMAN 1 Lawa, Kecamatan Lawa, dan Kabupaten Muna Barat secara keseluruhan.
Menatap FLS3N nasional, sekolah terus mematangkan persiapan. “Insya Allah di tingkat nasional kita akan menampilkan yang terbaik untuk Sultra. Soal hasil itu urusan lain, tapi kita tetap optimis,” tegasnya.
La Ode Mirad berharap ke depan SMAN 1 Lawa bisa meloloskan lebih dari satu cabang ke tingkat nasional.













