KENDARI, PUBLIKREACTION.ID – Rangkaian kegiatan Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara tak hanya dipenuhi nuansa budaya, tetapi juga disemarakkan dengan sentuhan nilai keagamaan.
Acara dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 10-11 oleh Hj. Hasbia. Dilanjutkan dengan Sari Tilawah yang dilantunkan oleh Muni Fathuzzahra.
Surah Al-Hujurat ayat 10-11 yang dibacakan menekankan pentingnya persaudaraan, saling menghormati, dan menjauhi prasangka buruk. Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan semangat KKMM dalam mempererat tali silaturahmi warga Muna di perantauan.
Ketua KKMM Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, mengatakan penguatan unsur religi dalam setiap kegiatan organisasi menjadi salah satu bentuk komitmen KKMM untuk membangun kebersamaan yang berlandaskan iman dan budaya.
“KKMM ingin menjadi wadah yang tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga menguatkan nilai-nilai keagamaan. Karena budaya dan agama adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat Muna,” ujarnya.
Penyelenggaraan pembacaan ayat suci dan sari tilawah ini mendapat apresiasi dari para hadirin. Suasana khidmat yang tercipta diharapkan menjadi pengingat bahwa setiap langkah kebersamaan KKMM harus dilandasi persatuan dan akhlak mulia.














