Revitalisasi SDN 6 Sawerigadi Lampau Target Nasional, Kadikbud Muna Barat Pastikan Sesuai RAB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, La Samahu saat meninjau langsung SD Negeri 6 Sawerigadi (Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna Barat, La Samahu, memastikan pekerjaan revitalisasi SD Negeri 6 Sawerigadi berjalan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Kepastian tersebut disampaikan setelah La Samahu melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan untuk melihat secara detail progres dan kualitas pekerjaan yang sedang berlangsung.

La Samahu mengatakan, hasil dari peninjauannya di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan revitalisasi sekolah tersebut telah sesuai dengan standar teknis yang berlaku. Semua pekerjaan yang dilakukan dinilai sudah mengikuti spesifikasi yang ada di dalam RAB, mulai dari penggunaan material hingga tahapan konstruksi yang dijalankan oleh pihak sekolah bersama panitia pembangunan.

“Sesuai standar, sesuai RAB, pihak sekolah juga melibatkan tukang dan buruh dari warga lokal sehingga memberikan dampak ekonomi ke warga lokal,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kunjungannya, Rabu (8/10/2026).

Menurut La Samahu, pelibatan masyarakat sekitar dalam proyek revitalisasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan melibatkan tukang dan buruh dari warga sekitar, manfaat dari program revitalisasi sekolah tidak hanya dirasakan oleh peserta didik dan tenaga pendidik, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga-keluarga di sekitar lingkungan sekolah.

Ia menegaskan, revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik gedung semata, melainkan juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Muna Barat. Bangunan yang layak dan sesuai standar akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar setiap harinya.

La Samahu juga menyebutkan bahwa pekerjaan revitalisasi di SD Negeri 6 Sawerigadi telah mencapai target yang sangat baik sejak awal dikerjakan. Hingga saat ini, progres pekerjaan sudah mencapai 48 persen, jauh melampaui target nasional yang hanya ditetapkan sebesar 38 persen untuk periode yang sama.

“Ini adalah capaian yang sangat positif. Pekerjaan sudah melampaui target nasional. Artinya pelaksanaannya berjalan cepat dan terkontrol dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan dalam mencapai progres yang lebih tinggi dari target nasional tersebut merupakan hasil dari koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak sekolah, panitia pembangunan, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam pekerjaan di lapangan.

Selain memastikan pekerjaan revitalisasi berjalan sesuai dengan RAB dan target progres, La Samahu juga melakukan pemantauan terhadap proses belajar mengajar yang tetap berlangsung selama pembangunan berlangsung. Ia memastikan bahwa meskipun ada sebagian peserta didik yang belajar di luar ruangan atau outdoor, proses pembelajaran tetap berjalan sesuai dengan aturan dan standar pendidikan yang berlaku.

Menurutnya, belajar outdoor bukan menjadi hambatan, melainkan dapat menjadi alternatif yang efektif selama pembangunan masih berlangsung. Guru-guru di SD Negeri 6 Sawerigadi telah melakukan penyesuaian jadwal dan metode pembelajaran agar peserta didik tetap mendapatkan materi pelajaran secara optimal dan tidak tertinggal dari kurikulum yang telah ditetapkan.

La Samahu juga menekankan pentingnya pengawasan secara berkala terhadap proyek revitalisasi yang ada di sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Muna Barat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua pekerjaan revitalisasi yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat dapat dilaksanakan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan.

Ia berharap, dengan adanya revitalisasi ini, SD Negeri 6 Sawerigadi dapat menjadi salah satu sekolah yang memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, sehingga mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Selain itu, La Samahu juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah, komite sekolah, serta masyarakat sekitar yang telah mendukung dan mengawasi secara bersama-sama jalannya revitalisasi ini. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan fasilitas pendidikan yang ada di Kabupaten Muna Barat.

Ke depan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah, terutama di sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian khusus. Program revitalisasi diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!