MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Refleksi usia Kabupaten Muna Barat yang ke-12 tahun dibalut nuansa rohani melalui kegiatan Tabligh Akbar dan Dzikir Bersama.
Kegiatan ini menghadirkan penceramah KH. Muslim dengan mengangkat tema Tasbih, Dzikir, dan Doa sebagai Pembuka Pintu Berkah dan Rahmat Allah SWT.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan, usia 12 tahun bagi sebuah daerah otonom merupakan momentum kematangan. Di usia ini, penting untuk merefleksikan kembali apa yang telah dilalui dan apa yang akan dituju.
“Pembangunan fisik, infrastruktur, ekonomi, dan birokrasi terus kita genjot demi kesejahteraan masyarakat Muna Barat. Namun pembangunan yang sejati tidak boleh hanya menyentuh aspek lahiriah atau fisik semata. Pembangunan materi tanpa fondasi spiritual yang kokoh akan kehilangan arah,” ujar La Ode Darwin
Oleh karena itu, perayaan HUT ke-12 ini sengaja dibuka dengan untaian Tasbih, Dzikir, dan Doa.
Bupati menjelaskan makna tema yang diusung dalam Tabligh Akbar tersebut: Dengan Tasbih mampu mensucikan niat dalam mengabdi dan membangun daerah.
Dengan Dzikir mampu menjaga hati agar selalu ingat dan bersandar pada kekuasaan Allah SWT, sehingga setiap kebijakan yang diambil senantiasa berpihak pada kemaslahatan rakyat.
Dengan Doa, mampu mengetuk pintu langit, memohon agar Muna Barat senantiasa dijauhkan dari marabahaya, serta dilimpahi keberkahan dari bumi dan langit.
Ia meyakini segala ikhtiar kerja keras dalam membangun Muna Barat tidak akan membuahkan hasil yang hakiki tanpa adanya ridho dan intervensi ilahi.
Bupati juga mengapresiasi kehadiran penceramah, Drs. KH. Muslim, M.Si. di tengah-tengah masyarakat Muna Barat.
“Kehadiran Bapak Kiai adalah sebuah keberkahan tersendiri. Kami berharap tausiyah dan siraman rohani yang beliau sampaikan dapat menjadi oase, penyejuk hati, sekaligus penuntun bagi kita semua baik jajaran pemerintah maupun masyarakat untuk bergerak bersama menciptakan Muna Barat yang aman, maju, dan sejahtera dengan nilai-nilai religius yang kental,” katanya.
Di akhir sambutannya, La Ode Darwin mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk membersihkan hati dan mengamalkan hikmah dari tabligh akbar.
“Mari kita jadikan Muna Barat sebagai daerah Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur daerah yang baik, aman, makmur, dan berada dalam ampunan serta perlindungan Allah SWT,” pungkasnya.














