MAKASSAR, PUBLIKREACTION.ID – Balai Dekranas di Makassar diramaikan warna-warni tenun Nusantara saat peringatan Hari Ulang Tahun Dekranas ke-46. Di tengah keramaian itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin tampil memikat dengan balutan setelan tenun khas daerahnya.
Ia mengenakan atasan tenun bermotif Benteng Tiworo berwarna pink dengan corak hijau yang tegas, dipadukan dengan celana kain bottle green dan jilbab senada warna pink. Perpaduan warna lembut dan berani itu membuat penampilannya elegan sekaligus berkarakter.
Bagi Rhika, tenun yang dikenakan bukan sekadar busana. Motif Benteng Tiworo adalah motif unggulan Muna Barat yang menyimpan cerita. Benteng Tiworo sendiri merupakan salah satu situs bersejarah di Muna Barat yang menjadi saksi perjuangan dan ketangguhan masyarakat.
“Motif ini melambangkan kekuatan, ketangguhan, dan kearifan lokal kami. Setiap helai benangnya menceritakan sejarah. Makanya saya pilih dikenakan di forum nasional seperti ini,” ungkap Rhika.
Lebih dari sekadar tampil, kehadiran Rhika Purwaningsih di HUT Dekranas ke-46 juga menjadi strategi promosi. Ia sengaja mengenakan tenun Muna Barat agar dapat dilihat langsung oleh peserta dari berbagai daerah.
“Penggunaan tenun bermotif Benteng Tiworo ini sekaligus menjadi ajang promosi,” ujarnya.
Harapannya peserta lain dapat melihat dan tertarik dengan tenunan khas Muna Barat.
Langkah ini sejalan dengan tugas Dekranasda dalam mendorong pelestarian warisan budaya dan menguatkan UMKM kerajinan. Dengan membawa motif lokal ke panggung nasional, Rhika berharap tenun Muna Barat tidak hanya dikenal, tetapi juga diminati dan menjadi penopang ekonomi perajin di daerah.
Di usia Dekranas yang ke-46, semangat “Bangga Buatan Indonesia” kembali digaungkan. Dan dari Muna Barat, semangat itu diwujudkan lewat selembar tenun Benteng Tiworo yang kini melangkah anggun di Makassar.














