Warga Apresiasi Pengaspalan Jalan Rusak di Muna Barat, Bupati Darwin: Komitmen Wujudkan Liwu Mokesa

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin saat berbincang dengan warga Desa Momuntu (Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Warga Kabupaten Muna Barat mengapresiasi kinerja Bupati La Ode Darwin dan Wakil Bupati Ali Basa yang dinilai telah memperjuangkan perbaikan dan pengaspalan ruas jalan rusak parah di sejumlah wilayah.

Dalam 1 tahun 7 bulan masa kepemimpinan, beberapa ruas jalan yang sebelumnya rusak kini telah mulus sehingga mempermudah konektivitas antar desa.

Salah satunya jalan transmigrasi di Desa Momuntu menuju Pelabuhan Belanda yang saat ini masih dalam tahap pengerasan dan akan diaspal pada Oktober 2026 mendatang.

Seorang warga Desa Momuntu, Anrias, mengatakan jalan trans yang sering dilewatinya untuk mengambil pakan ternak selama ini rusak parah. Terlebih saat musim hujan, banyak warga yang mengalami kecelakaan akibat jalan licin dan berlubang.

“Sekarang masyarakat sudah bisa menikmati jalan bagus, apalagi sudah diaspal makin bagus, kemarin-kemarin sebelum dilakukan perbaikan banyak warga yang jatuh di jalan ini,” ungkap Anrias.

Apresiasi serupa disampaikan warga Desa Sukadamai yang juga merasakan manfaat perbaikan jalan di desanya.

“Kami bersyukur ke Bapak Bupati Darwin yang telah memperhatikan dan berjuang untuk pembangunan di Muna Barat,” ungkap Ketut Mantra.

Menanggapi hal itu, Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengatakan, perbaikan jalan merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Muna Barat Liwu Mokesa.

Peninjauan jalan di Desa Momuntu (Publik Reaction)

Ia bersama Wakil Bupati Ali Basa akan terus memperjuangkan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan dengan memperhatikan kualitas dan spesifikasi jalan sehingga dapat dinikmati hingga puluhan tahun mendatang.

Ia telah melakukan peninjauan langsung ke beberapa ruas jalan yang telah diperbaiki, seperti di Jalan Sukadamai-Labokolo yang dinilai mengedepankan kualitas.

Sementara untuk Jalan Trans Desa Momuntu, akan diaspal dengan CPHMA dengan anggaran sekitar Rp3,6 miliar sepanjang 3 kilometer dan akan dilanjutkan pengerasan hingga Pelabuhan Belanda.

Adapun spesifikasi jalan tersebut yakni lebar jalan 4 meter, bahu jalan 1 meter, Lapis Pondasi Bawah (LPB) 15 sentimeter, Lapis Pondasi Atas (LPA) 10 sentimeter, dan ketebalan aspal 4 sentimeter.

“Kami pemerintah daerah juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Transmigrasi yang telah memberikan perhatian sehingga Jalan Trans Momuntu dapat dinikmati masyarakat dengan kondisi mulus,” ujarnya.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin bersama jajaran meninjau perbaikan jalan Desa Momuntu (Publik Reaction)

Darwin menambahkan, beberapa ruas jalan yang masih rusak akan terus diperjuangkan, seperti Jalan Abadi Jaya-Pajala yang akan dikerjakan paling lambat Oktober 2026 melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan anggaran sekitar Rp24 miliar.

Untuk diketahui, beberapa ruas jalan yang telah diperbaiki di Muna Barat antara lain Matarawa-Kusambi melalui IJD, Jalan Sidomakmur-Wulanga Jaya, dan Jalan Desa Sukadamai-Labokolo. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!