MUNA BARAT, PUBLIK REACTION.ID – Hadirnya maskapai di Bandara Sugimanuru dan Ferry rute Torobulu-Tondasi, Wakil Ketua Partai Golkar DPD Muna Barat menyebut ini tantangan besar bagi SKPD di Muna Barat untuk terus menghidupkan dua jalur transportasi tanpa subsidi melalui sektor unggulan.
Gebrakan baru yang ada di Muna Barat seperti penyeberangan Ferry rute Torobulu-Tondasi dan penerbangan maskapai di Bandara Sugimanuru mendapat sambutan hangat dari publik salah satunya wakil ketua DPD partai Golongan Karya (Golkar) Muna Barat.
Wakil ketua Golkar DPD Muna Barat, Muhammad Ridwan mengatakan ini adalah terobosan yang bisa menghidupkan suasana perekonomian di Muna Barat. Namun ada beberapa yang perlu dicatat untuk terus menghidupkan dua jalur transportasi tersebut.
Terlebih saat saat ini khususnya penyeberangan Tondasi-Torobulu masih disubsidi oleh Pemda Muna Barat. Sehingga perlunya pengkajian kembali karena tidak bisa selalu mengandalkan anggaran dari APBD di tengah efesiensi anggaran maka harus ada langkah-langkah yang dilakukan untuk terus menghidupkan putaran penumpang di bandara dan pelabuhan Ferry agar banyak yang berkunjung ke Muna Barat.
Untuk itu, ia menyarankan agar seluruh OPD harus menangkap program strategis ini, misalnya dengan terus meningkatkan hasil produksi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan serta pariwisata sehingga terus dikembangkan yang nantinya akan menjadi daya tarik masyarakat luar berkunjung ke Muna Barat.
Ia mengatakan, jika di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dikembangkan masyarakat luar akan terus mencari hasil produksi Muna Barat. Selanjutnya, di sektor wisata juga banyak potensi destinasi sehingga perlunya pembenahan agar menjadi daya tarik wisatawan mancanegara dan regional untuk berkunjung ke Muna Barat.
Selain itu, di bidang wisata perlunya kerjasama dengan kabupaten tetangga, seperti Muna, Buton Tengah, dan Buton Utara untuk menghidupkan destinasi wisata sehingga wisatawan berkunjung ke Muna Barat memiliki beberapa pilihan destinasi baik di dalam maupun di luar Muna Barat.
“Dari beberapa sektor itu bisa menjadi penopang untuk terus menghidupkan penerbangan dan penyeberangan, sehingga berdampak pada perputaran ekonomi di Muna Barat, dan makin banyak peminat ke Muna Barat maka Pemda tidak perlu subsidi,” ujarnya, Jumat (28/3/2025).
Untuk itu, ia mengharapkan ke seluruh SKPD di Muna Barat terutama kepala OPD untuk segera memberikan inovasi untuk menangkap program yang telah digencarkan oleh pimpinan sebab saat ini OPD harus terus bergerak untuk menyeimbangi gebrakan bupati dalam memajukan Muna Barat.
Penulis: Putri














