Example 728x250

Sorotan Atas Kinerja Darwin-Ali, Sadam: Kritik Minim Data

Tokoh pemuda Kusambi Raya, Sadam Husain. (Foto: Ist)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Kritik yang dilontarkan atas capaian kinerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, Darwin–Ali, dinilai tidak berdasar dan minim data.

Hal itu disampaikan tokoh pemuda Kusambi Raya, Sadam Husain, ia menilai pernyataan salah satu tokoh Muna Barat yang menyebut pemerintahan Darwin–Ali jalan di tempat tidak didukung data valid, sehingga terkesan asal bicara di ruang publik.

“Kalau mengkritik, apalagi menyangkut kinerja pemerintah, seharusnya disertai data. Tanpa data, kritik itu hanya akan dianggap ‘kawamba-wamba’,” ujar Sadam.

Menurut Sadam, yang akrab disapa Diman, oknum tersebut seharusnya memahami etika menyampaikan kritik. Pasalnya, oknum tersebut diketahui pernah berkecimpung dalam dunia pemberdayaan masyarakat sebagai Tenaga Ahli Pendamping Desa.

“Lucu rasanya kalau seseorang yang pernah menjadi Tenaga Ahli Pendamping Desa justru mengkritik prestasi kerja orang atau lembaga tanpa menyajikan data. Harusnya beliau lebih paham soal itu,” tegasnya.

Meski demikian, Sadam menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dan bahkan dibutuhkan dalam sistem demokrasi. Namun, kritik tanpa dasar dinilainya tidak bijak, terlebih pemerintahan Darwin–Ali belum genap setahun berjalan.

“Kalau mau objektif, idealnya kinerja pemerintah diukur minimal satu tahun. Ini masih seumur jagung, sudah dijustifikasi dengan perspektif pribadi. Kita harus lebih bijak dan tidak membawa perasaan ke ruang publik,” sindir Sadam.

Ia menilai, di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, pasangan Darwin–Ali justru mampu menunjukkan kerja-kerja nyata sejak awal pemerintahan.

Beberapa capaian yang disoroti Sadam antara lain dibukanya kembali akses penyeberangan feri rute Tondasi–Torobulu, serta diaktifkannya kembali Bandara Sugimanuru. Meski sempat tidak beroperasi, pemerintah daerah saat ini disebut tengah mengupayakan maskapai Sriwijaya Air untuk kembali mendarat di bandara tersebut.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan bibit jagung dan padi, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Sementara di sektor peternakan, terdapat bantuan bibit sapi dan ayam petelur bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintahan Darwin–Ali juga dinilai berhasil mendatangkan program strategis, seperti Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Matarawa–Guali serta Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan jalan Lawada–Lakalamba, dan IJD tahap II akses Abadi Jaya-Pajala.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *