Example 728x250

Polsek Tikep Gerak Cepat Turunkan Bantuan ke Korban Rumah Roboh Akibat Angin Kencang

Polsek Tikep saat turun memberikan bantuan ke korban rumah roboh Desa Bangko, Kecamatan Maginti. (Foto: Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Satu unit rumah warga Desa Bangko, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat roboh akibat hujan disertai angin kencang, pihak kepolisian gerak cepat memberikan bantuan ke korban.

Pasca kejadian, Kapolsek Tiworo Kepulauan (Tikep), Ipda Baharuddin, langsung menginstruksikan anggotanya di Polsubsektor Maginti untuk turun ke lokasi membantu korban. Dipimpin Ipda Abdul Rahman, personel kepolisian segera melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan darurat.

Ipda Baharuddin menegaskan, langkah cepat yang diambil jajarannya merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Kapolsubsektor Maginti sudah turun langsung ke lapangan membantu evakuasi dan menyerahkan bantuan tali asih. Ini adalah komitmen kami untuk selalu ada bagi warga yang membutuhkan,” ujar Ipda Baharuddin saat dikonfirmasi, Rabu (22/10/2025).

Sementara itu, Kapolsubsektor Maginti, Ipda Abdul Rahman, mengatakan pihaknya fokus membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan serta menyerahkan bantuan tali asih kepada korban.

“Kami langsung turun membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih bisa dipakai. Dalam situasi seperti ini, kepedulian sosial lebih penting dari sekadar tugas formal,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan kepolisian, rumah korban roboh setelah diterjang angin kencang sekitar pukul 13.00 WITA, ketika hujan deras mengguyur wilayah Maginti. Pemilik rumah sempat menyelamatkan diri ke luar rumah sesaat sebelum bangunan ambruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, Kepala Desa Bangko, Hayal membenarkan kejadian yang menimpa salah seorang warganya yang diakibatkan oleh angin kencang disertai hujan.

“Tadi sekitar pukul 13.30 wita, kena angin kencang dan hujan, milik seorang nelayan yang bernama Si Icce” ujarnya via WhatsApp.

Ia menjelaskan kronologis kejadian berdasarkan keterangan pemilik rumah rumah tersebut bahwa saat hujan datang disertai angin kencang, rumah terasa goyang sehingga pemilik rumah melarikan diri ke luar rumah.

Saat pemilik rumah berada di luar rumah, rumah tersebut rubuh sehingga mengakibatkan kerusakan sangat parah dan rumah tersebut tak dapat dihuni.

“”Saat ini pemilik rumah nginap di rumah keluarganya,” pungkasnya.

Atas kejadian itu, tidak menimbulkan korban jiwa tetapi menimbulkan kerugian material. Saat ini pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Muna Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *