MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Muna Barat resmi dikukuhkan. Sabtu (6/9/2025).
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan BKMT memiliki kedudukan di tengah masyarakat. BKMT bukan hanya sekadar forum pengajian, melainkan wadah pembinaan umat, terutama kaum ibu, yang menjadi pilar utama dalam membangun keluarga keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, maka dari majelis taklim lahir generasi yang cerdas spiritual, matang emosional, dan kuat intelektual.
“Inilah sejalan dengan Liwu Mokesa yang bermakna sebagai daerah yang cerdas, religius, dan sejahtera. Tiga nilai utama dalam slogan ini hanya dapat terwujud bila seluruh elemen masyarakat mengambil peran termasuk BKMT,” ujarnya.
Darwin katakan bahwa dari tiga kata tersebut, yaitu cerdas dalam artian BKMT menjadi wadah pencerdasan umat melalui kajian keislaman, pembelajaran Alquran, dan diskusi keagamaan.
Religius dengan kehadiran BKMT memperkuat tradisi religius di Muna Barat melalui majelis taklim, nilai-nilai Islam yang rahmatan Lil alamin terus ditanamkan sehingga kehidupan masyarakat senantiasa dalam naungan iman dan takwa.
Sejahtera, BKMT diharapkan tidak hanya fokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga melahirkan program pemberdayaan ekonomi umat dengan semangat kebersamaan, majelis taklim dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan, khususunya bagi kaum perempuan, melalui kegiatan ekonomi kreatif, koperasi, maupun usaha produktif berbasis keluarga.
Sementara itu, Ketua BKMT Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin mengatakan sebagai umat muslim wajib memperbaiki kualitas pribadi umatnya secara menyeluruh sebab kunci perbaikan kualitas menuju sumber daya insani yang tangguh, tanggap dan berakhlakul Karimah, hanyalah Alquran dibaca, dipahami maknanya dan diamalkan.
Tentu salah satu cara untuk mengimplementasikan semua itu adalah dengan mendukung visi pemerintah daerah di bidang keagamaan seperti Muna Barat mengaji, Muna Barat berjamaah serta Muna Barat bertasbih dengan menghidupkan kembali majelis-majelis ilmu melalui wadah BKMT.
“Sinergi yang baik ini akan menjadikan pembangunan daerah kita menjadi lebih seimbang, maju secara lahiriah sekaligus kuat secara batiniah,” pungkasnya.
Ia berharap BKMT bukan hanya sekedar wadah pengajian tetapi juga merupakan organisasi yang mempererat ukhuwah islamiyah, meningkatkan kapasitas kader, serta menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan masyarakat.
Tak hanya itu, ia berharap BKMT tidak hanya hadir di Masjid atau di majelis pengajian tetapi hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai penggerak kebaikan, penyemai nilai kebersamaan dan penopang terciptanya masyarakat yang religius, berdaya, dan sejahtera bagi daerah.
Penulis: Putri Wulandari














