Example 728x250

Pemda Muna Barat Upayakan Ferry Rute Tondasi-Sikeli Kembali Beroperasi

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin bersama pihak PT ASDP. (Foto: Ist)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Macetnya Ferry rute Tondasi-Sikeli, Pemda Muna Barat mengupayakan ke pihak ASDP agar rute tersebut kembali dibuka.

Lintasan penyeberangan ferry rute Tondasi–Sikeli yang selama ini melayani mobilitas masyarakat Kabupaten Muna Barat dilaporkan tidak lagi beroperasi.

Saat ini, armada ferry hanya melayani hingga wilayah Bombana dan tidak lagi berlabuh di Pelabuhan Tondasi.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pihak ASDP menjelaskan bahwa penghentian operasional lintasan Tondasi–Sikeli disebabkan oleh kondisi Movable Bridge (jembatan bergerak) Dermaga Tondasi yang telah mengalami kerusakan dan tidak lagi memenuhi standar keselamatan, khususnya untuk kendaraan besar bermuatan berat.

Direktur Operasional PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Lasse, menyampaikan bahwa lintasan Tondasi–Sikeli pada prinsipnya masih berpotensi untuk diaktifkan kembali. Namun, hal tersebut mensyaratkan adanya perbaikan jembatan pelabuhan agar memenuhi standar teknis.

Alternatif lainnya, sebagai langkah kontinjensi, dapat dilakukan pembangunan pelencengan darurat di sisi barat Pelabuhan Tondasi dengan daya dukung minimal 40 ton.

Lebih lanjut, Rio Lasse menilai Pelabuhan Tondasi memiliki posisi strategis sebagai jalur penyeberangan karena kedekatannya dengan Sulawesi Selatan.

“Apabila sarana dan prasarana pendukung telah memenuhi kelayakan, ASDP menyatakan kesiapan untuk memaksimalkan kembali lintasan Tondasi–Sikeli sebagai salah satu rute penting penyeberangan antarwilayah,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyambut baik masukan dan permintaan dari pihak ASDP. Menurutnya, lintasan Tondasi–Sikeli telah lama vakum, padahal rute tersebut memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Muna Barat.

“Mayoritas masyarakat Muna Barat berprofesi sebagai petani dan peternak. Mereka membutuhkan akses transportasi laut yang memadai untuk mendistribusikan hasil pertanian dan peternakan ke wilayah lain, termasuk ke Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Bupati La Ode Darwin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk mengupayakan pengaktifan kembali lintasan tersebut.

Ia menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara selaku pemilik aset pelabuhan, serta dengan Pemerintah Pusat, agar penanganan jembatan Pelabuhan Tondasi dapat dilakukan secepatnya.

“Dengan segala potensi yang dimiliki daerah, kami akan berupaya maksimal agar rute Tondasi–Sikeli dapat kembali beroperasi demi kepentingan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *