WEDA, PUBLIKREACTION.ID – Suasana haru, bangga dan penuh kekeluargaan menyelimuti perayaan Hari Jadi ke-1 Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KAWUNAHA) Halmahera Tengah yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Akbar Masyarakat Muna se-Maluku Utara di Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Senin (12/10/2026).
Ratusan warga Muna yang bermukim di berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara tumpah ruah hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama, yakni merajut kembali tali persaudaraan di tanah rantau. Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun organisasi, melainkan menjadi bukti nyata eksistensi dan soliditas masyarakat Muna di wilayah timur Indonesia.
Mengusung semangat Wuna Rantau Solidaritas Tanpa Batas serta semboyan Satu Wuna, Satu Hati, Untuk Semua, perayaan hari jadi ke-1 KAWUNAHA ini menjadi momentum refleksi perjalanan satu tahun organisasi paguyuban tersebut dalam mengayomi dan mempersatukan warga Muna di Halmahera Tengah dan sekitarnya.
Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama digelarnya kegiatan ini adalah untuk menjalin kekeluargaan, mempererat tali silaturahmi, dan merajut persaudaraan masyarakat Muna yang berada di perantauan wilayah Maluku Utara. Di tanah rantau, paguyuban menjadi rumah kedua yang memberikan rasa aman, nyaman dan saling menguatkan.
“Di perantauan ini kita adalah satu keluarga. Tidak ada sekat, tidak ada batas. Satu Wuna, satu hati untuk semua. Itulah yang ingin terus kami tanamkan melalui KAWUNAHA,” ujar salah satu pengurus KAWUNAHA.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh tokoh sentral masyarakat Muna, La Ode Darwin, yang merupakan Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara sekaligus Bupati Muna Barat.
Kehadiran La Ode Darwin menjadi magnet dan penyemangat tersendiri bagi warga Muna di Halmahera Tengah. Ia datang jauh dari Sulawesi Tenggara untuk bersilaturahmi langsung dengan warganya di Maluku Utara.
Dalam sambutannya, La Ode Darwin memberikan apresiasi yang tinggi atas terbentuknya KAWUNAHA di Halmahera Tengah. Ia menilai KAWUNAHA telah tumbuh menjadi organisasi yang solid dalam waktu singkat. Menurutnya, masyarakat Muna di manapun berada harus tetap menjaga identitas, adat dan budaya Wuna, namun di sisi lain harus mampu beradaptasi dan berkontribusi positif bagi daerah tempat mereka tinggal.
“Masyarakat Muna harus menjadi contoh dimanapun berada. Jadilah warga yang baik, yang ikut membangun Halmahera Tengah. Solidaritas tanpa batas itu artinya kita solid secara internal, tapi juga terbuka dan bersinergi dengan suku dan paguyuban lain,” pesan La Ode Darwin.
Acara semakin meriah dan penuh hiburan dengan kehadiran artis dan penghibur asli dari Pulau Muna, yakni Iche Tampo, Abel Aliase, dan DJ Andry. Penampilan mereka berhasil mengobati rasa rindu warga Muna akan kampung halaman. Lagu-lagu daerah Muna dan hiburan modern berpadu menciptakan suasana yang hangat dan penuh kegembiraan. Warga tampak berjoget bersama, bernyanyi bersama, meluapkan kebahagiaan dalam balutan persaudaraan.
Tidak hanya hiburan, dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan agenda penting organisasi, yakni pelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) di 13 kecamatan se-Kabupaten Halmahera Tengah. Pelantikan ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan, sehingga pelayanan dan pengayoman kepada warga Muna dapat lebih maksimal dan merata.

Pelantikan pengurus 13 kecamatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KAWUNAHA, La Ode Arifin, SH, disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina KAWUNAHA, Jati Brono, ST, serta seluruh tokoh dan sesepuh masyarakat Muna.
La Ode Arifin, SH dalam sambutannya menegaskan bahwa satu tahun perjalanan KAWUNAHA adalah bukti nyata kekompakan warga Muna di perantauan. Ia berharap dengan dilantiknya pengurus di 13 kecamatan, KAWUNAHA akan semakin kuat dan menjadi rumah besar bagi seluruh warga Muna.
“KAWUNAHA hadir bukan untuk kelompok tertentu, tetapi untuk semua warga Muna. Satu Wuna, Satu Hati, Untuk Semua. Mari kita jaga bersama organisasi ini,” tegas La Ode Arifin.
Kegiatan silaturahmi akbar ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, yang diwakili oleh Kepala Baperida Halteng, Husain Ali, turut hadir memberikan sambutan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi keberadaan KAWUNAHA dan paguyuban-paguyuban lainnya sebagai pilar penjaga kerukunan di Halmahera Tengah yang heterogen.
Hadir pula Kepala Desa Fidi Jaya, Kepala Desa Nur Weda, Kepala Desa Were, Ketua Kerukunan Masyarakat Muna Kota Ternate, Ketua Kerukunan Muna Tobelo Halmahera Utara, Ketua Kerukunan Muna Halmahera Barat, seluruh Kerukunan Masyarakat Lintas Daerah (OKP) se-Halmahera Tengah, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Halmahera Tengah, serta seluruh masyarakat Muna se-Maluku Utara.
Kehadiran lintas paguyuban ini menunjukkan bahwa KAWUNAHA diterima dengan baik dan hidup berdampingan secara harmonis dengan masyarakat lainnya di Halmahera Tengah.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, foto bersama, dan ramah tamah. Seluruh masyarakat yang hadir berharap KAWUNAHA terus jaya, solid, dan menjadi wadah pemersatu yang membawa manfaat bagi masyarakat Muna dan juga bagi pembangunan Kabupaten Halmahera Tengah dan Maluku Utara secara umum.
Dengan semangat Wuna Rantau Solidaritas Tanpa Batas, masyarakat Muna di Maluku Utara bertekad untuk terus menjaga persatuan, merawat budaya, dan berkontribusi nyata untuk daerah.













