Marak ISPA di Musim Kemarau, Puskesmas Lawa Bagikan Masker ke Warga

Dinas Kesehatan Muna Barat melalui Puskesmas Lawa turut membagikan masker ke warga (Publik Reaction/Ist)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Maraknya kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) saat musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Muna Barat melalui Puskesmas Lawa membagikan masker kepada warga di wilayah kerjanya, Kamis (22/10/2026).

Pembagian masker ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk polusi udara dan debu yang meningkat selama musim kemarau, serta paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Puskesmas Lawa, Wa Ode Samsia, mengatakan berdasarkan rekap data Puskesmas Lawa periode Januari hingga September 2026, tercatat sebanyak 269 warga di wilayah kerjanya menderita ISPA. Bahkan, saat ini ada beberapa pasien yang masih dalam penanganan intensif di RSUD.

“Untuk itu kami mengimbau agar warga di wilayah kerja kami untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, terlebih saat musim kemarau yang mudah menyebabkan penyakit ISPA,” ujar Wa Ode Samsia.

Kepala Dinas Kesehatan Muna Barat, Arif Ndaga saat membagikan masker ke warga (Publik Reaction/Ist)

Sebagai bentuk kepedulian, pihaknya membagikan sebanyak 150 masker kepada warga setempat, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan, Arif Ndaga mengungkapkan bahwa pembagian masker ini diharapkan tidak sekadar menjadi bantuan perlindungan fisik, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pencemaran udara.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai risiko ISPA, asma, dan penyakit saluran pernapasan lainnya yang dapat dipicu atau diperburuk oleh paparan polusi udara dari asap kebakaran hutan dan lahan.

“Jika harus beraktivitas di luar ruangan, kita harus menggunakan masker. Hal itu untuk menyaring partikel halus asap,” ucap Arif.

Lebih lanjut, Arif meminta masyarakat untuk mengenali gejala awal ISPA, di antaranya batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, dan gangguan pernapasan. Apabila mengalami keluhan yang semakin berat, terutama sesak napas, warga diimbau segera mendapatkan pertolongan medis di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Proses pembagian masker ke warga (Publik Reaction/Ist)

Selain menggunakan masker yang sesuai, masyarakat juga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika debu dan asap semakin pekat, menghindari olahraga berat di luar rumah, serta menutup pintu dan jendela apabila asap masuk ke dalam rumah.

Puskesmas Lawa berharap dengan adanya pembagian masker dan edukasi ini, angka kasus ISPA di wilayah Kecamatan Lawa dapat ditekan dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan pernapasan semakin meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!