MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Terus upayakan memaksimalkan sektor perekonomian, Bupati Muna Barat komitmen lakukan pembenahan pasar di wilayahnya.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan selama 11 tahun mekarnya Muna Barat belum adanya pasar sentral yang beroperasi setiap hari.
Kemudian di daerah yang dipimpinnya, kondisi pasar masih sangat memperihatinkan karena pasar yang ada di Muna Barat masih tergolong pasar tradisional dan kondisinya belum layak dijadikan tempat jual beli masyarakat.
Sehingga ia akan mengupayakan pembangunan pasar sentral, dengan tidak mematikan proses transaksi di pasar tradisional yang telah beroperasi di Muna Barat.
“Dalam 5 tahun ini, saya dan wakil Bupati, Ali Basa akan terus berbenah terutama terkait kelayakan pasar yang bisa dijadikan sebagai tempat transaksi jual beli dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Senin (16/6/2025).
Tak hanya itu, ia akan melakukan pembenahan dan penataan lingkungan pasar-pasar tradisional yang telah ada, sehingga kondisi lingkungan pasar nyaman dan bersih.
Termasuk dengan permasalahan sampah yang ada di setiap pasar, khususnya di pasar Tongkoea, pihaknya menunggu bantuan bak sampah dari Kementrian Lingkungan Hidup.
Selanjutnya, tugas pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan pasar tetapi menjaga proses transaksi jual beli di pasar harus tetap dihidupkan agar lebih maksimal.
Ia juga berharap ke pemerintah desa dan pemerintah kecamatan untuk menjaga aset yang ada di pasar seperti kios yang telah terbangun sehingga tetap terjaga aset daerah.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, La Ode Khairul Ashar mengatakan telah dilakukan pembenahan, salah satunya di Pasar tongkoea menggunakan APBD 2024 dengan total anggaran sebanyak Rp 1,3 miliar.
“Anggaran tersebut dipergunakan untuk membangun 20 kios permanen,” ujarnya.
Selanjutnya, berdasarkan data yang dihimpun oleh Disperindag bahwa total pedagang di pasar Tongkoea sebanyak 199 orang terdiri dari 86 kios dan 113 pedagang.
Ia mengatakan beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu permasalahan sampah sekitar pasar karena belum adanya kendaraan operasional untuk mengangkut sampah kemudian jalur masuk kendaraan karena ada beberapa bagian yang tidak bisa diakses.
Selanjutnya, terkait halaman pasar karena ketika musim penghujan halaman pasar digenangi air.
Penulis: Putri














