Example 728x250

Muna Barat Siapkan 1.100 Hektare Percetakan Sawah, Syarat Tidak Masuk Kawasan Hutan

Pemda Muna Barat persiapkan 1.100 hektar untuk percetakan sawah. (Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Kabupaten Muna Barat mendapat alokasi program cetak sawah seluas 2.200 hektar dari Kementerian Pertanian. Dari total kuota tersebut, 1.100 hektar lahan telah dinyatakan siap digarap.

Hal itu disampaikan saat rapat koordinasi percepatan program ekstensifikasi lahan pertanian. Kepala Daerah menyebut sisa kuota sekitar 1.000 hektar masih dibuka untuk masyarakat yang lahannya memenuhi syarat.

“Jatah kita 2.200 hektar. Yang sudah siap 1.100 hektar, sisanya sementara disusun. Koordinasi dengan Kementan jalan terus,” ujarnya.

Untuk mempercepat realisasi, tim dari Universitas Halu Oleo dijadwalkan turun minggu ini melakukan kajian AMDAL di lokasi-lokasi yang diusulkan.

“Lahan yang diusulkan tersebar di beberapa desa dan kecamatan, termasuk Kecamatan Tiworo. Kalau ada warga yang lahannya siap, silakan daftar ke Dinas Pertanian,” jelasnya.

Ia menegaskan syarat utama lahan yang bisa ikut program ini adalah berada di luar kawasan hutan.

“Catatannya hanya satu, tidak boleh masuk kawasan hutan. Kalau di luar kawasan hutan, Dinas Pertanian silakan daftarkan,” tegasnya.

Terkait kabar adanya lahan bermasalah, ia menyebut ada sekitar 250 hektar di Desa Barakah, Kecamatan Tiworo Selatan yang batal diusulkan karena masuk kawasan hutan.

“Yang di Barakah kemarin 250 hektar tidak bisa masuk karena kawasan hutan. Kita tidak paksakan yang bermasalah,” katanya.

Program ini didanai langsung oleh Kementerian Pertanian dan anggarannya disalurkan ke petani. Nilai bantuan mencapai puluhan juta rupiah per hektar.

“Saya mengajak masyarakat yang mau cetak sawah silakan daftar. Anggarannya dari Kementerian langsung ke petaninya. Satu hektar itu kalau tidak salah puluhan juta,” ajaknya.

Ia telah menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian dan seluruh kepala desa untuk memaksimalkan pendataan lahan warga. Evaluasi program akan dilakukan tahun depan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *