KENDARI,PUBLIKREACTION.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari resmi membuka Kelas Teater khusus bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Kendari, Rabu (29/7/2026).
Program ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal dunia seni pertunjukan sekaligus mengembangkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri sejak usia dini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Komunitas, Lantai 2 Gedung Layanan Perpustakaan Kota Kendari.
Untuk mendukung kualitas pembelajaran, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari menggandeng praktisi teater berpengalaman sebagai mentor dan pelatih. Pendiri sekaligus sutradara Kampung Pisang Sultra, Ka Sidin Lahoga, dipercaya sebagai mentor utama.
Sementara itu, Ahmad Ridwan Wanderer bertindak sebagai pelatih yang membimbing peserta dalam mengenal dasar-dasar teater dan seni peran melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Rukmana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar yang kreatif dan edukatif bagi anak-anak melalui seni teater.
“Kami ingin perpustakaan menjadi ruang yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menjadi tempat anak-anak belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan positif, termasuk seni teater,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, Arniaty Daeng Kanang mengatakan kelas teater dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter peserta.
“Melalui kelas ini, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada dasar-dasar teater, tetapi juga dilatih untuk berani tampil, bekerja sama, berkomunikasi dengan baik, dan mengekspresikan diri secara positif. Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak siswa di Kota Kendari,” katanya.
Melalui program ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari berharap seni teater dapat menjadi sarana pembelajaran yang kreatif bagi siswa SD. Selain mengembangkan potensi diri, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan keberanian tampil di depan umum serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak dini.














