Example 728x250

Rhika Purwaningsih Darwin Tampil Anggun di IFW, Kenakan Tenun Benteng Tiworo Rancangan Sendiri

Ketua Dekranasda Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin saat tampil di IFW, Jakarta. (Publik Reaction)

JAKARTA, PUBLIKREACTION.ID – Ketua Dekranasda Kabupaten Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, mencuri perhatian publik saat tampil di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) by Bale BTN di JICC Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Ia hadir mengenakan busana berbahan Tenun Benteng Tiworo, kain khas Muna Barat yang kini mulai go nasional. Yang membuatnya spesial, rancangan busana tersebut merupakan ide orisinal Rhika sendiri. Mulai dari pemilihan warna hingga penempatan motif tenun, semua dirancang langsung untuk menampilkan identitas Muna Barat di panggung mode nasional.

Untuk mewujudkan desainnya, Rhika berkolaborasi dengan desainer Aida Aho. Kolaborasi ini memadukan visi kebudayaan daerah dengan sentuhan desain modern, sehingga hasilnya tampil elegan namun tetap kuat unsur lokalnya.

Detail Busana yakni atasan blazer berwarna orange dengan motif geometris khas Tenun Benteng Tiworo berwarna putih membentuk pola berulang. Ada aksen renda hitam di kerah, ujung lengan, dan bawah jaket, serta aplikasi loop hitam di dada kiri.

Dalaman Inner hitam dipadukan rok panjang layer. Rok luar hitam transparan renda dan rok dalam putih motif jaring atau kotak. Perpaduan modern dan etnik yang kuat.

Aksesori dan hijab pashmina ivory rapi, heels nude dengan sol merah, jam tangan, gelang, dan cincin serta ekspresi senyum percaya diri saat berjalan di runway.

Kain tenun yang dikenakan juga memiliki nilai tersendiri. Tenun Benteng Tiworo tersebut ditenun langsung oleh para pengrajin di Desa Lahaji, Kabupaten Muna Barat. Keterlibatan UMKM lokal ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal fashion. Ini tentang mengangkat tangan-tangan pengrajin di Muna Barat dan memperkenalkan Benteng Tiworo ke dunia,” ujar Rhika di sela kegiatan IFW.

Untuk diketahui, Benteng Tiworo menyimbolkan kekuatan, ketangguhan, dan kearifan lokal. Benteng Tiworo sendiri merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di Muna Barat.

Penampilan Rhika di IFW diharapkan dapat mendorong lebih banyak anak muda dan pelaku mode untuk melirik tenun lokal, sekaligus membuka pasar yang lebih luas bagi hasil karya masyarakat Muna Barat.

Kehadiran tenun Muna Barat di IFW menjadi langkah penting Dekranasda dalam mempromosikan potensi daerah, dari desa hingga ke panggung nasional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *