Example 728x250

Ketua Forum PRB Kabupaten Muna Barat Tekankan Pentingnya Kajian Risiko Bencana Tingkat Desa

Kepala BPBD bersama Ketua FPRB beserta sejumlah kepala desa se Muna Barat. Foto: Istimewa

MUNA BARAT, PUBLIK REACTION.ID – Bencana alam tak terelakkan di setiap daerah, Ketua Forum Pengurangan  Resiko Bencana (FPRB) Muna Barat menekankan beberapa hal strategis pengurangan resiko bencana.

Ketua FPRB Muna Barat, Asia Nurul Syawal mengatakan pentingnya kajian resiko bencana tingkat desa sebagai langkah awal untuk mendukung pemerintah dalam upaya pengurangan resiko bencana, sehingga ia menyampaikan melalui pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana banjir dan angin puting beliung ke seluruh kepala desa dan lurah.

Kajian resiko bencana tingkat desa merupakan dokumen penting yang harus dimiliki setiap desa, dimana dokumen itu berisi peta potensi bencana dengan menganalisa kerentanan serta rekomendasi langkah mitigasi yang dapat diterapkan secara lokal.

“Kajian ini bukan hanya sebagai panduan bagi pemerintah daerah, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana,” ungkapnya, Kamis (5/12/2024).

Untuk diketahui, pelatihan ini diikuti oleh para kepala desa, dan relawan tanggap bencana dari berbagai wilayah di Muna Barat. Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai identifikasi tingkat risiko bencana, serta teknik mitigasi seperti penerapan kearifan lokal sebagai alat peringatan dini dan pembuatan jalur evaluasi

Ia menambahkan bahwa kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat diperlukan untuk menciptakan kesiap siagaan yang maksimal.

Kemudian, melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan mitigasi adalah kunci utama keberhasilan dalam mengurangi dampak bencana.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peserta, yang berharap hasil pelatihan dapat diimplementasikan di masing-masing desa. Dengan adanya kajian risiko tingkat desa, Kabupaten Muna Barat diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan bencana di masa mendatang.

Penulis: Ade

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *