MUNA BARAT, PUBLIK REACTION.ID – Warga Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Kusambi menyoroti jembatan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah desa.
Seorang warga mengatakan jembatan darurat Dusun 2 Desa Tanjung Pinang tak kunjung diperbaiki, jembatan itu rusak dengan panjang sekira 90 meter.
Kondisi jembatan dengan tiang kayu dan papan lantai sudah lapuk sehingga tidak layak untuk dilewati dan sangat memprihatinkan.
Terkait kerusakan jembatan tersebut, tiap tahun masyarakat mengusulkan untuk mengadakan perbaikan terhadap jembatan, namun tak kunjung disahuti oleh pemerintah desa setempat.
“ini bukan pertama kali, kami usulkan tetapi sudah berkali-kali diusulkan, dari mekar Mubar sampai hari ini belum terealisasikan,” ungkap AJ, Senin (30/12/2024).
Masyarakat berharap untuk anggaran tahun 2025 ini segera diperbaiki, karena jika tidak diperbaiki berdampak pada warga setempat. Jembatan tersebut menjadi akses warga khususnya masyarakat, lansia, dan anak-anak melewati jembatan.
Menanggapi hal tersebut, BPD Desa Tanjung Pinang, Laode Jaenal mengaku memang betul sudah beberapa kali diusulkan, tetapi jembatan darurat itu tidak sempat dianggarkan karena masuk kuota daerah.
“Tetapi karena jalannya sangat darurat maka anggaran tahun 2025 akan diperbaiki menggunakan dana desa (DD),” kata Jainal.
Reporter: M. Adam














