Example 728x250

Eksistensi Stand Muna Barat Wujud Komitmen Dekranasda Promosi Tenunan

Ketua dan anggota Dekranasda Muna Barat di pameran STQH Nasional ke-XXVIII. (Foto: Publik Reaction)

KENDARI, PUBLIKREACTION.ID – Stand Dekranasda Muna Barat tetap eksis di giat nasional dengan memamerkan produk kebanggaan daerah yaitu tenunan dengan motif khas Muna Barat.

Kabupaten Muna Barat tak kalah eksis dengan Kabupaten lainnya yang ada di Sulawesi Tenggara, sebab di setiap event baik lokal maupun nasional stand Muna Barat selalu hadir dalam pameran, misalnya di giat HUT ke-45 Dekranas yang dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 9-10 Juli 2025 lalu.

Dalam kegiatan tersebut Provinsi Sulawesi Tenggara hanya mendapatkan dua stand kerajinan yaitu Kota Kendari, Kabupaten Muna Barat, serta 15 kabupaten/kota lainnya bergabung di stand Provinsi Sulawesi Tenggara.

Tak hanya itu, stand Muna Barat kembali eksis di kegiatan produk hukum daerah yang dilaksanakan serentak se Indonesia di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kini stand Muna Barat juga turut hadir di kegiatan STQH Nasional ke-XXVIII di pelataran MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara. Hal tersebut menunjukkan komitmen tim Dekranasda untuk terus mempromosikan hasil produk lokal ke kancah nasional.

Ketua Dekranasda Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin mengatakan pihaknya terus berupaya untuk memperkenalkan hasil karya masyarakat lokal hingga ke kancah nasional maupun internasional.

“Kita terus berkomitmen untuk mengenalkan produk Muna Barat ke ajang nasional maupun internasional,” ujarnya. Jumat (11/10/2025).

Untuk itu, stand Muna Barat selalu hadir di setiap kegiatan dengan memamerkan tenunan khas yang bertema bertema hasil kekayaan alam sebagaimana ciri khas Muna Barat sebagai daerah kepulauan, sehingga tenunan Muna Barat memiliki motif kepiting, lobster, Kenta nedole (ikan), kelapa, potobo serta lainnya.

Sementara kerajinan yang dipamerkan berupa hasil tangan yang diolah dari batok kelapa, bambu, serta hasil kekayaan yang memang khas lokal.

Tak hanya itu, kini produk UMKM seperti makanan hasil olahan alam Muna Barat kini hadir di stand pameran tersebut misalnya abon, keripik, mbalo-mbalo, dan sebagainya.

Ia mengharapkan, seluruh tim Dekranasda untuk terus bersemangat dalam mempromosikan hasil tenunan dan kerajinan tersebut sebagai wujud dukungan bagi penenun dan pengrajin yang ada di daerah dengan memberikan wadah pasar agar hasil kerajinan itu dapat dikenal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *