Bunda PAUD Rhika Darwin Perjuangkan TK Mega Indah Masuk Revitalisasi 2027

Bunda PAUD saat meninjau ruang belajar di TK Mega Indah (Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Bunda PAUD Kabupaten Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, mendorong rehabilitasi Sekolah TK Mega Indah setelah menemukan kondisi ruang belajar yang hanya memiliki satu ruangan.

Dorongan rehabilitasi itu muncul setelah ia mengunjungi langsung sekolah tersebut atas permintaan kepala sekolah.

Dari peninjauan itu, Bunda PAUD menemukan beberapa fasilitas yang perlu mendapat perhatian serius.

“Selain melihat kegiatan anak-anak, saya juga melihat langsung kondisi sekolah. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama. Insyaallah kami akan dorong untuk rehab sekolah, pengadaan ruang literasi, dan pembentukan kelompok belajar mengaji agar anak-anak memiliki wadah belajar yang lebih nyaman dan berkualitas,” kata Rhika.

Ia menegaskan, pendidikan anak usia dini tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan lingkungan belajar yang layak.

“Kami ingin anak-anak PAUD di Muna Barat mendapatkan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan menyenangkan. Kebutuhan seperti ruang kelas tambahan, kamar mandi untuk siswa dan guru, serta ruang literasi tentu akan kami perjuangkan secara bertahap,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Mega Indah, Iman Purba Sihidi, mengatakan ada beberapa kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat segera direalisasikan.

Ia merinci, sekolah sangat membutuhkan ruang kelas tambahan untuk PAUD dan TK A, ruang literasi, kamar mandi untuk siswa/i, kamar mandi untuk guru, serta pengecatan tembok.

“Kondisi kami memang terbatas. Anak-anak belajar hanya di satu ruangan. Kami sangat berharap ada perhatian untuk penambahan ruang dan fasilitas MCK,” ujarnya.

Menanggapi arahan Bunda PAUD tersebut, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, La Ode Suhaeni, mengatakan pihaknya akan mendorong TK Mega Indah masuk dalam program revitalisasi tahun 2027.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yakni perbaikan data Dapodik dan lampiran dokumen hibah tanah lokasi sekolah.

“Kita arahkan ke pihak sekolah untuk melengkapi beberapa persyaratan itu sehingga bisa kita ajukan masuk dalam program revitalisasi,” ujarnya.

La Ode Suhaeni mencontohkan, saat ini ada 61 TK di Muna Barat yang telah masuk program revitalisasi karena telah melengkapi persyaratan dan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek).

“Harapannya untuk TK Mega Indah dapat mempercepat pengurusan dokumen agar masuk revitalisasi di tahun 2027 mendatang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!