MUNA BARAT PUBLIKREACTION.ID – Bupati Muna Barat La Ode Darwin terus menggenjot dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis dan prioritas di daerahnya.
Komitmen itu kembali ditunjukkan dengan mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum, tepatnya di Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (PFID) belum lama ini.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin diterima langsung Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah, Krisno Yuwono. Turut mendampingi Kepala Dinas PU, Kepala Bappeda Mubar, serta sejumlah anggota DPRD Muna Barat.
Dalam pertemuan itu, orang nomor satu di Bumi Laworoku ini memastikan kembali dukungan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruktur jalan di Muna Barat.
“Konektivitas jalan adalah urat nadi pertumbuhan ekonomi. Tanpa jalan yang baik, distribusi hasil pertanian dan akses masyarakat ke pusat layanan akan terhambat,” ujar Darwin.
Selain jalan, Darwin juga mendorong perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur pertanian. Fokus utamanya adalah pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi.
Hal ini penting untuk mengoptimalkan potensi lahan persawahan yang cukup besar di Muna Barat. Dengan irigasi yang memadai, produktivitas pertanian diharapkan bisa meningkat dan mendukung ketahanan pangan daerah.
Tidak hanya itu, Darwin juga mengecek dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang infrastruktur. Perhatian khusus diberikan pada pemenuhan kebutuhan sanitasi dan air bersih bagi masyarakat.
Menurutnya, masih ada sejumlah wilayah di Muna Barat yang kesulitan mengakses air bersih. Kondisi ini menjadi prioritas untuk segera ditangani agar kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi.
“Kita menyadari bahwa kemampuan fiskal setiap daerah, termasuk kami di Muna Barat saat ini sangat terbatas. Sehingga dukungan pemerintah pusat menjadi sangat penting untuk mempercepat pembangunan pada sektor-sektor strategis dan prioritas di wilayah kami,” terang Darwin.
Ia menegaskan, keterbatasan fiskal daerah tidak boleh menjadi penghambat dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat maupun membangun infrastruktur penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Darwin berharap melalui sinergi yang kuat, sinkronisasi program, serta pendampingan dari Kementerian PU, peluang dukungan pembangunan infrastruktur untuk Muna Barat semakin terbuka lebar.
“Kita ingin setiap program yang masuk benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak langsung terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pengawalan ke pusat harus terus dilakukan agar usulan-usulan Mubar tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terealisasi dalam bentuk kegiatan fisik yang dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian PU, Krisno Yuwono, menyambut baik kehadiran rombongan Pemkab Mubar.
Sebagai unit kerja yang membidangi perencanaan dan fasilitasi infrastruktur khususnya DAK, Krisno menyatakan akan menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan Pemkab Muna Barat.
Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiapkan data teknis secara lengkap. Data tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengusulan dan tindak lanjut program di kementerian.
“Dengan kelengkapan data teknis dan sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, program infrastruktur yang relevan dengan kebutuhan Muna Barat diharapkan dapat diproses dan ditindaklanjuti secara lebih serius,” kata Krisno.
Dari hasil audiensi ini, Pemkab Muna Barat memfokuskan pada tiga sektor utama yaitu jalan, irigasi pertanian, dan air bersih-sanitasi. Ketiga sektor ini dinilai paling mendesak dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pemkab juga akan terus berkoordinasi dengan DPRD Muna Barat agar usulan yang disampaikan ke pusat mendapat dukungan politik dan anggaran yang memadai di tingkat daerah.
Dengan langkah jemput bola ke kementerian ini, Pemkab Muna Barat berharap pembangunan infrastruktur di Bumi Laworoku bisa berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat.













