Example 728x250

Wamen Perdagangan RI Dukung Revitalisasi Pasar di Muna Barat

Penyerahan proposal ke Wamen Perdagangan RI oleh Pemerintah Daerah. (Foto: Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan RI memberikan dukungan revitalisasi pasar Guali, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kamis (9/10/2025).

Pantauan media, Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara yaitu meninjau langsung kondisi Pasar Guali, Kecamatan Kusambi.

Dalam kunjungan itu turut dihadiri langsung oleh anggota DPR RI, Ridwan Bae, DPD RI, Wa Ode Rabia, Bupati dan wakil Bupati serta Ketua dan Staff Ahli TP PKK Muna Barat.

Wamen Perdagangan RI mengatakan bahwa pasar Guali yang masih berstatus sementara dan belum memiliki bangunan permanen maka Kementerian Perdagangan berharap dapat memberikan dukungan melalui program revitalisasi pasar, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kementerian.

“Kami melihat kondisi Pasar Guali yang belum permanen, dan kami berharap bisa mendukung adanya program revitalisasi pasar ini,” ujar Dyah Roro Esti.

Kemudian, dalam kunjungan itu ia telah menerima proposal revitalisasi pasar dan disaksikan oleh semua pihak yang hadir dalam kunjungan tersebut. Setelah dokumen dinyatakan lengkap, pihak kementerian akan segera mengusahakan realisasi program ini.

Dyah Roro Esti menegaskan bahwa revitalisasi pasar tidak hanya fokus pada bangunan fisik, tetapi juga harus menciptakan pasar yang ramai dan diminati masyarakat.

Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan dapat berinovasi agar daya beli masyarakat tetap tinggi dan pasar mampu meningkatkan aktivitas perdagangan di daerah tersebut.

“Dengan kehadiran pasar yang direvitalisasi, kami berharap bisa meningkatkan keinginan masyarakat untuk berbelanja di pasar, ini akan menjadi tugas kita bersama ke depan,” tutupnya.

Sementara, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengapresiasi atas kunjungan Wamen Perdagangan RI dan perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi pasar di wilayahnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat sektor perdagangan lokal serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan revitalisasi pasar segera dilaksanakan paling lambat tahun 2026.

“Pasar rakyat adalah nadi ekonomi masyarakat. Revitalisasi ini penting agar pedagang memiliki tempat yang layak dan nyaman, serta masyarakat semakin tertarik berbelanja di pasar tradisional,” ujar Darwin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *