KENDARI, PUBLIKREACTION.ID – Pembukaan STQH Nasional ke-XXVIII, STQH dimaknai sebagai wahana mempererat persaudaraan antar sesama umat muslim dan persaudaraan anak-anak di seluruh Nusantara.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka mengatakan STQH bukan hanya sekedar membaca, menghafal, Alquran dan hadist tetapi STQH ialah ikhtiar bersama untuk membumikan kalamullah, menanamkan nilai-nilai Alquran dan Sunnah nabi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
STQH juga menjadikan Alquran bukan hanya untuk dilombakan tetapi untuk diamalkan. Begitupula hadist bukan sekadar dihafal tetapi menjadi pedoman moral, akhlak, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
STQH juga merupakan wahana mempererat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah, menjalin persaudaraan antar sesama umat Islam dan persaudaraan kebangsaan anak-anak Indonesia di seluruh Nusantara dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Pulau Rote.
“Melalui STQH kita berharap akan lahir generasi qurani, yang tidak hanya fasih melantunkan ayat Alquran, tetapi mampu menterjemahkan maknanya dalam tindakan nyata, dalam kejujuran, keadilan, kasih sayang dan tanggung jawab sosial,” ujarnya. Jumat malam (11/10/2025)
Kegiatan tersebut memiliki makna strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter qurani. Al-Quran mengajarkan keilmuan, kedisiplinan, kerja keras, dan kejujuran nilai-nilai ini adalah fondasi penting dalam membangun Indonesia Emas 2045.














