Example 728x250

Solusi Darurat Atasi Antrian BBM, Bupati Muna Barat Imbau ASN Gunakan Pertamax

Bupati didampingi langsung oleh Ketua TP PKK Muna Barat serta wakil bupati Muna Barat saat pembukaan Tournament KONI Cup I. (Foto: Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Banyak warga tak kebagian BBM jenis pertalite akibat stok terbatas, Bupati Muna Barat mengimbau ASN menggunakan pertamax.

Pantauan media, antrian kendaraan di SPBU Suka Damai, Kabupaten Muna Barat, memanjang sejak pagi hingga sore, hal ini menyebabkan banyak warga tidak kebagian Pertalite karena stok habis sebelum SPBU tutup.

Untuk itu, Bupati Muna Barat La Ode Darwin meninjau langsung lokasi tersebut. Dari hasil tinjauan ia menyebut ada 3 faktor utama penyebab antrian.

Ia menjelaskan bahwa pertama, kuota Pertalite terbatas. SPBU Suka Damai hanya mendapat jatah 1 tangki per hari dengan volume 8.000 liter sehingga jumlah ini tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

Kedua, selisih harga Pertamax dan Pertalite mencapai Rp6.250. Kenaikan harga Pertamax membuat warga beralih ke Pertalite. Serta ketiga, jumlah SPBU di Muna Barat hanya satu unit.

“Dengan terbatasnya titik distribusi ditambah kuota sedikit dan tingginya animo masyarakat, wajar antrian memanjang,” ujar Darwin.

Untuk solusi jangka pendek, Bupati menginstruksikan percepatan koordinasi distribusi dan mengimbau ASN menggunakan Pertamax.

“ASN kita yang sudah memiliki gaji tetap, mari utamakan Pertamax dulu. Pertalite kita upayakan untuk masyarakat ekonomi rendah yang sangat membutuhkan,” tegasnya.

Untuk solusi jangka panjang, Pemkab Muna Barat akan mengajukan penambahan jumlah tangki BBM dan pembangunan 1 unit SPBU baru agar kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi optimal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *