Respon Cepat Cegah ISPA, Puskesmas Lailangga Bagikan Ratusan Masker di Pasar Tongkoea

Puskemas Lailangga turun langsung membagikan masker di Pasar Tongkoea, Kecamatan Wadaga (Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Respon cepat pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), UPTD Puskesmas Lailangga membagikan ratusan masker kepada warga.

Pembagian masker yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Lailangga, Siti Marlina ini berpusat di Pasar Tongkoea, Kecamatan Wadaga dengan menyasar pedagang serta pengunjung pasar, Sabtu (24/10/2026).

Pembagian masker ke pedagang di Pasar Tongkoea (Publik Reaction)

Siti Marlina mengatakan pembagian ratusan masker tersebut merupakan wujud respon cepat UPTD Puskesmas Lailangga dalam menerjemahkan instruksi Bupati Muna Barat, La Ode Darwin terkait perlindungan kesehatan masyarakat terhadap ISPA di tengah musim kemarau.

Terlebih, di wilayah kerjanya berdasarkan data, angka pengidap ISPA dari Januari-September mencapai 397 orang dari 6.628 jiwa yang berada di 7 desa. Kondisi tersebut diperparah dengan kondisi saat ini yakni kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Untuk itu, kami pihak puskesmas turun langsung ke masyarakat memberikan edukasi terkait pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Lailangga saat memberikan edukasi ke warga (Publik Reaction)

Kepala Dinas Kesehatan Muna Barat, Arif Ndaga mengungkapkan, pembagian masker ini diharapkan tidak sekadar menjadi bantuan perlindungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pencemaran udara.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai risiko ISPA, asma, dan penyakit saluran pernapasan lainnya yang dapat dipicu atau diperburuk oleh paparan polusi udara dari asap kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu, Arif meminta masyarakat mengenali gejala ISPA, di antaranya batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, dan gangguan pernapasan. Apabila mengalami keluhan yang semakin berat, terutama sesak napas, warga diimbau segera mendapatkan pertolongan medis di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Selain menggunakan masker yang sesuai, masyarakat juga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika debu dan asap semakin pekat, menghindari olahraga berat di luar rumah, serta menutup pintu dan jendela apabila asap masuk ke dalam rumah.

“Jika harus beraktivitas di luar ruangan, kita harus menggunakan masker. Hal itu untuk menyaring partikel halus asap,” ucapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!