Example 728x250

Cegah Pelecehan dan Kenakalan, Pemda Mubar Launching Gerakan Peduli Sayang Anak

Penandatanganan MoU terkait gerakan peduli sayang anak. (Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Pemerintah Daerah Muna Barat resmi meluncurkan Gerakan Sayang Peduli Anak. Lewat gerakan ini, Pemda mengarahkan seluruh stakeholder berperan langsung dalam melindungi anak-anak.

Dalam arahannya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin menekankan peran vital guru tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tapi juga pembentukan karakter dan mental anak.

“Peran guru dalam memberikan edukasi, nasehat, dan pendidikan harus betul-betul menyentuh pola hidup dan karakter mental anak. Tidak bisa hanya fokus mengajar sementara mental karakter anak tidak baik. Pembentukan karakter dan mata pelajaran harus berjalan berbarengan,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti maraknya kegiatan murid di luar jam sekolah yang luput dari pengawasan. Ia akan menginstruksikan kepala sekolah dan dinas pendidikan untuk memonitor ketat.

“Jangan ada kegiatan sekolah di luar jam sekolah tanpa sepengetahuan kepala sekolah atau dinas. Kalau murid dipanggil ke rumah guru atau tempat lain, harus ada kontrol. Pelecehan terjadi karena ada kesempatan dan peluang,” ujarnya.

Ia meminta agar kegiatan belajar tambahan tidak dilakukan malam hari dan tidak hanya memanggil satu-dua orang murid.

“Harus jelas tempatnya di sekolah, dan jangan malam-malam,” tambahnya.

Terkait kenakalan remaja, Bupati sepakat dengan wacana pembatasan jam malam bagi anak. Menurutnya, peran orang tua dan kepala desa sangat penting dalam pengawasan.

“Kalau saya sebagai orang tua, saya batasi anak keluar hanya sampai jam 08.00 malam. Di luar itu tidak boleh. Ini kan karena longgar. Orang tua longgar, anak tidak diurus, akhirnya berbuat kejahatan di luar,” katanya.

Ia menyebut sosialisasi akan melibatkan kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk edukasi ke orang tua. Jika situasi tidak terkendali, opsi jam malam akan diterapkan.

“Ini bagian dari pola sayang kita ke anak. Kalau tidak disiplin dari sekarang, anak-anak bisa kebablasan,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *