Example 728x250

Golkar Sulawesi Tenggara Perkuat Struktur Hadapi Pilcaleg

Musda Kota Kendari dan Konawe Kepulauan. (Foto: Publik Reaction)

KENDARI, PUBLIKREACTION.ID – Perdana laksanakan Musda Kabupaten/Kota, Partai Golkar Sulawesi Tenggara maksimalkan persiapan struktur dalam menghadapi Pilcaleg mendatang.

Diketahui, Musda perdana kabupaten/kota yakni Kita Kendari dan Konawe Kepulauan telah dilaksanakan yang dihadiri langsung oleh Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin yang didampingi oleh Istri, Ny Rhika Purwaningsih Darwin, di Hotel Zahra, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (17/1/2026)

Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin mengatakan saat ini telah dimulai Musda tingkat Kabupaten/kota se Sulawesi Tenggara, yaitu Kota Kendari dan Konawe Kepulauan. Hal tersebut menandakan partai Golkar saat ini telah menyiapkan struktur yang kuat untuk menghadapi pemilu dan pilcaleg mendatang.

Tak hanya itu, pihaknya telah menyusun rancangan penyusunan caleg paling lambat Desember 2026 mendatang, dengan target susunan caleg telah 200 persen dari dapil se Sulawesi Tenggara, sehingga pihaknya akan melakukan verifikasi di akhir 2027 mendatang dengan target 100 persen telah rampung.

Dalam mengukur caleg-caleg tersebut yaitu dengan melihat basis dan finansial untuk menjadi modal dalam bertarung di pilcaleg mendatang di Kabupaten/Kota.

Pihak DPD I juga membuat pernyataan bahwa target di Kabupaten/Kota yakni 20 persen, sehingga ada nilai target dan batas kewajaran, tetapi jika tidak memenuhi dua hal tersebut maka harus bersedia mengundurkan diri sesuai surat pernyataan.

Surat pernyataan itu menjadi menjadi salah satu persyaratan pencalonan dalam proses pelaksanaan Musda.

“Saat ini Musda pertama dilakukan Kota Kendari dan Konawe Kepulauan sehingga kita targetkan Kota Kendari mendapat 9 kursi tetapi jika mendapat 6 kursi maka dianggap batas wajar. Kemudian Konkep targetnya 4 kursi tetapi jika mendapat 3 kursi dianggap batas wajar,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya telah menyiapkan satgas yang bekerja di masing-masing dapil mulai dari Kabupaten/kota hingga provinsi yang dipimpin atau dikomandoi langsung oleh DPD I.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi suara masyarakat, apabila terjadi ketidaksukaan masyarakat terhadap caleg yang ditetapkan di dapil bersangkutan. Satgas ini juga bertugas tidak memilih caleg tetapi memilih partai.

“Satgas ini juga akan mengkalkulasi, menghitung jumlah suara yang dipengaruhi dan dirangkul dan akan dikoordinasikan dengan caleg-caleg di masing-masing dapil,” pungkasnya.

Satgas itu dipersiapkan sebanyak 3 orang untuk dapil di Kabupaten sementara di Provinsi disiapkan 5 orang, serta satgas tersebut akan dibiayai oleh DPD I Golkar Sulawesi Tenggara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *