MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Kondisi SDN 2 Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, sangat memprihatinkan, kondisi bangunan sekola rusak parah.
Bangunan sekolah yang sudah berusia lama dan rusak parah membuat siswa dan guru khawatir akan keselamatan mereka. Meskipun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, Ahmad Ramadan, menyatakan bahwa anggaran untuk renovasi sekolah tersebut telah dialokasikan pada tahun 2024 dan akan dilaksanakan pada tahun 2025. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda renovasi tersebut akan direalisasikan.
Pernyataan Kadis pendidikan dan kebudayaan tersebut disampaikan pada 28 November 2024 yang lalu pada media ini saat guru dan wali murid menyoroti kondisi bangunan sekolah yang sudah bertahun-tahun rusak parah, khawatir akan keselamatan siswa-siswi.
Dalam pernyataannya saat itu, Ramadan menyampaikan bahwa konsultan sudah menilai kerusakan sekolah tersebut dan di tahun 2024 sudah dianggarkan untuk direnovasi dan akan dikerjakan di tahun 2025.
Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Ketua Himpunan Mahasiswa Napano Kusambi (HIPMA-NAK), Andy Erwin. Ia sangat menyayangkan sikap pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, yang dinilai tidak menunjukkan kredibilitasnya sebagai lembaga pemerintah yang menaungi pendidikan.
“Saya sangat menyayangkan sikap pemerintah Daerah, terkhusus kepala dinas pendidikan yang tidak menunjukkan kredibilitasnya sebagai lembaga pemerintah yang menaungi pendidikan,” ucapnya, Rabu (26/8/2025).
Lebih lanjut Ia katakan, Kondisi sekolah sudah lama rusak parah dan berpotensi bahaya bagi siswa-siswi maupun guru-guru, namun sampai saat ini belum ada tindakan yang nyata dari pemerintah, padahal di tahun yang lalu sudah dikeluhkan dan Kepala Dinas sudah menyatakan bahwa akan dikerjakan tahun ini 2025.
Kemudian, Erwin sebagai Alumni SDN 2 Napano Kusambi meminta kepada Bupati Muna Barat, La Ode Darwin agar dapat memperhatikan masalah ini dan segera menganggarkan pembangunan renovasi melalui anggaran belanja tidak terduga (BTT). pasalnya kondisi sekolah sangat darurat dan berbahaya jika terus digunakan.
“Saat ini Agustus, menuju akhir tahun belum ada informasi lebih lanjut tentang status renovasi sekolah tersebut. Semoga pemerintah daerah dapat segera merealisasikan renovasi sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan keselamatan siswa-siswi SDN 2 Napano Kusambi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Ahmad Ramadan dikonfirmasi atas perihal anggaran yang dimaksud pada 2024 yang lalu.Ia mengatakan bahwa rehabilitasi SDN 2 Napano Kusambi tetap dijalankan. Namun ditanyakan soal kapan akan dikerjakan sampai saat ini diturunkan belum dijawab oleh Ramadan.
“Dokumennya sudah siap, sudah masuk dalam Review Inspektorat, tetap berjalan rehab SD,” pungkasnya.
Penulis: Putri Wulandari














