Example 728x250

Ini Kronologi Kejadian Seorang Remaja Tenggelam di Permandian Wakante Muna Barat

Korban tenggelam di Permandian Wakante saat dievakuasi. (Foto: Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Hendak berenang di Permandian Wakante, Desa Latugho, Kecamatan Lawa, Seorang remaja putri meninggal dunia akibat tenggelam.

Pihak kepolisian resort Muna melalui Kasi Humas Polres Muna, Ipda Baharuddin mengatakan bahwa penemuan mayat seorang perempuan itu berinisial SJNK (19) bertempat tinggal di Desa Parura Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan, Kabupaten Muna Barat.

Berdasarkan kronologis kejadian bahwa pada 30 Juli 2025 sekira pukul 14.40 wita, korban dijemput oleh teman sebayanya berinisial EPD (20) untuk pergi ke Permandian Wakante, Desa Latugho, Kecamatan Lawa.

Sesampainya di Permandian Wakante, korban dan rekannya duduk di gazebo yang ada di pelataran permandian. Tak berselang lama, korban menyampaikan keinginannya untuk berenang tetapi EPD melarang dikarenakan tidak membawa pakaian ganti.

Namun, keinginan untuk berenang itu disampaikan secara berulang oleh korban sehingga EDP mengatakan bahwa ia tidak pintar berenang, tetapi korban tetap turun langsung ke air untuk berenang.

Tak berselang lama, saat EDP menyimpan Handphone di tanggul permandian lalu EDP kembali melihat korban yang ternyata sudah berada di dasar air, sehingga dengan spontan EDP memanggil-manggil nama korban namun tidak direspon sehingga meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Saat itu, datang warga sekitar bernama La Ode Mustakim langsung melompat ke dalam air dan menarik tubuh korban untuk diangkat naik ke permukaan.

Sementara menurut saksi, La Ode Mustakim mengatakan bahwa saat itu ia masih berada di kebun yang terletak di pinggir permandian Wakante, lalu ia mendengar suara anak-anak minta tolong bahwa ada orang yang tenggelam, sehingga saksi langsung lari menuju ke Permandian dan melihat korban sudah berada di dasar air sehingga ia melompat ke dalam air dan langsung menarik tubuh korban dan berusaha melakukan pertolongan tetapi korban sudah tidak bernyawa.

“Korban meninggal dunia akibat tenggelam di Permandian Wakante, Desa Latugho, Kecamatan Lawa, kejadiannya sekitar pukul 15.30 wita,” ujar Kasi Humas, Ipda Baharuddin.

Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 wita, anggota Polsek Lawa sampai ke TKP dan berkoordinasi dengan Puskesmas Lawa untuk mengevakuasi korban dan sekitar pukul 17.30 wita, dokter dari Puskesmas Lawa langsung melakukan pemeriksaan fisik terhadap korban Sdri.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter Puskesmas Lawa dan tidak ada ditemukan tanda kekerasan di bagian tubuh korban.

Sementara, keluarga Korban menerima dengan ikhlas kematian Korban adalah musibah dan menolak untuk dilakukan Autopsi yang mana dikuatkan dengan membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang ditandatangani oleh sepupu korban dan diketahui oleh pemerintah Desa Parura Jaya Kecamatan Tiworo Selatan Kabupaten Muna Barat.

Penulis: Putri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *