MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Sebanyak 8 jembatan Garuda segera dibangun untuk memperlancar akses dan meningkatkan perekonomian masyarakat Muna Barat.
Dalam peresmian tersebut, Bupati Muna Barat turut didampingi oleh Ketua TP PKK Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, Dandim 1416 Muna bersama Ketua Persit Kartika Chandra Muna, Sekda Muna Barat, dan jajaran Pemda Muna Barat.
Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengapresiasi pembangunan 8 jembatan oleh TNI AD di Kabupaten Muna Barat. Menurutnya, pembangunan ini sangat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mempermudah akses transportasi.
“Kami berterima kasih ke Kodim dan jajarannya yang telah bekerja keras membangun jembatan untuk masyarakat kami. Ini mempermudah akses masyarakat,” ujar Bupati Darwin, Kamis (13/8/2026).
Bupati Darwin menjelaskan 8 jembatan tersebut merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto yang dikerjakan dan dikomandoi TNI AD.
Dari 8 jembatan, 1 jembatan telah selesai dikerjakan yakni di Desa Laworo, Kecamatan Sawerigadi. Sementara 7 jembatan lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Tujuh jembatan tersebut berada di:
1. Desa Labokolo, Kecamatan Tiworo Tengah
2. Desa Wanseriwu, Kecamatan Tiworo Utara
3. Desa Konawe, Kecamatan Kusambi
4. Desa Kasimpa Jaya 3, Kecamatan Tiworo Selatan
5. Desa Kasimpa Jaya 2, Kecamatan Tiworo Selatan
6. Desa Kasimpa Jaya 1, Kecamatan Tiworo Selatan
7. Desa Parura Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan.
Bupati Darwin menambahkan, sinergi antara Pemda Muna Barat dengan TNI AD ini diharapkan terus berlanjut. Dengan adanya infrastruktur jembatan dan bantuan air bersih, kesejahteraan masyarakat di pelosok desa bisa semakin meningkat.
Sementara itu, Dandim 1416 Muna Letkol Inf. Salman Habibu berharap masyarakat Muna Barat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah maupun sementara dibangun.
“Jembatan ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Mari kita jaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata Dandim Salman.
Dandim Salman juga menyampaikan program TNI AD dalam membantu penyediaan air bersih.
“Kami mengutamakan untuk daerah yang benar-benar membutuhkan agar masyarakat pedesaan di pelosok dapat menikmati air bersih gratis,” jelasnya.













