MUNA BARAT, PUBLIK REACTION.ID – Bupati Muna Barat menemukan Desa Kasimpa Jaya, Tiworo Selatan tidak memiliki kantor tetap, inspektorat diarahkan untuk melakukan pemeriksaan khusus.
Rencana kunjungan di 81 desa yang ada di Muna Barat mulai dilakukan, namun kali pertama kunjungan itu, bupati Muna Barat menemukan salah satu desa yang tidak mempunyai gedung. Mirisnya, saat ini segala pengurusan atau pelayanan dilakukan di rumah kepala desa.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin sangat menyayangkan desa tersebut karena desa yang mempunyai masyarakat terbesar di Muna Barat tidak mempunyai kantor desa dan kondisi balai desa yang amburadul.
Darwin katakan pemerintah desa Kasimpa Jaya bahwa pelayanan administrasi di Desa Kasimpa Jaya tidak siap serta tidak adanya kepedulian kepala desa untuk memaksimalkan terkait dengan pelayanan ke masyarakat.
“Saya arahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan khusus sehingga ditahu anggarannya lari kemana dan digunakan untuk apa, sementara pelayanan ke masyarakat tidak dilakukan dengan baik,” ujarnya.
Ia memberikan catatan ke Kepala Desa setempat untuk melakukan perbaikan fasilitas seperti plang, kursi, bangunan kantor, serta kebersihan kantor dan kedisiplinan aparat desa.
Ia juga warning bagi seluruh pemerintah desa yang ada di Muna Barat, bahwa kedisiplinan kepala desa dan perangkat desa perlu ditingkatkan, jika tidak masuk kantor akan terancam diberhentikan jabatannya.
Tak hanya itu, kepala desa yang tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik akan diberikan sanksi pemberhentian sementara.
Sementara itu, Kepala Desa Kasimpa Jaya saat dikonfirmasi terkait penggunaan anggaran ia mengatakan bahwa anggaran digunakan untuk saluran pembangunan misalnya di tahun 2024 untuk penimbunan jalan, pembuatan deker dan jalan lingkungan.
“Rencana anggaran tahun 2025 digunakan untuk saluran aliran air, perairan wilayah sawah dan saluran air untuk wilayah jalan pendidikan dusun 5 dan dusun 4 dibangun untuk mengontrol banjir karena dataran rendah,” ujar Anjar Alimin. (Red)














