Example 728x250

Hasil Produktivitas Ayam Petelur di Muna Barat Berkembang Pesat

Potret kandang ayam petelur di Desa Guali dan Desa Kampobalano, Muna Barat. (Foto: Grid)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Penyaluran bantuan ayam petelur ke kelompok tani semakin menunjukkan peningkatan hasil produktivitas yang berdampak pada kesejahteraan perekonomian masyarakat.

Saat dihubungi, salah satu Ketua kelompok Sinergi Tani Milenial Desa Guali, Kecamatan Kusambi, Habil mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Muna Barat melalui program prioritas salah satunya penyaluran bibit ayam petelur.

Habil katakan kelompok taninya berjumlah 10 orang mendapatkan bantuan bibit sebanyak 1.000 ekor, sejak menerima bantuan bibit ayam petelur tersebut hasil produksi menunjukkan angka yang sangat signifikan sehingga memberikan dampak positif yaitu meningkatkan perekonomian.

“Sejak Juli 2025 disalurkan bibit ayam petelur ini, hasil produksinya bagus, saat ini bisa mencapai 28 rak per hari,” ujarnya. Selasa (7/10/2025).

Ia mengatakan dengan hasil produksi tersebut memberikan keuntungan bagi kelompok tani meskipun saat ini harga pakan naik senilai Rp375 per karung.

Selanjutnya, Penanggung Jawab kelompok Tani Desa Kampobalano, La Ode Harudin turut mengapresiasi program yang diberikan oleh Pemda Muna Barat terkhusus Bupati, wakil bupati, dan Kepala Dinas Pertanian yang telah memberikan bantuan bibit ayam petelur yang sangat berdampak bagi perekonomian.

Bibit ayam petelur yang diberikan saat ini menunjukkan hasil produktivitas mencapai 91 persen yaitu dari 500 ekor sebanyak 455 ekor yang telah produksi.

“Nilai bersih jika dijual bisa mencapai 14-15 rak per hari dengan harga Rp55 ribu per rak, meskipun saat ini harga pakan mahal tetapi kelompok tani masih mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp.

Untuk itu, sejumlah kelompok tani sangat mengapresiasi atas kebijakan yang dilakukan oleh Pemda Muna Barat dalam menyalurkan bibit ternak sehingga kelompok tani juga berkomitmen menjaga dan bertanggung jawab atas bantuan yang telah diberikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Nestor Jono mengatakan program prioritas dalam sektor peternakan telah menunjukkan hasil produktivitas yang sangat baik, yaitu dari penyaluran ayam petelur sebanyak 20.000 ekor telah menghasilkan 12.000 butir telur per hari.

“Hal tersebut dilaporkan secara berkala oleh Tim satgas yang mengawasi langsung di lapangan. Hasil produksi tergantung dari segi perawatan namun saat ini hasil kelompok tani kita menunjukkan angka yang sangat baik,” ujarnya.

Untuk itu, ia terkesan dengan antusiasme dan semangat kelompok tani, sehingga ia meyakini angka produktivitas akan semakin meningkat mengingat saat ini hasil produktivitas mencapai 80 persen secara keseluruhan.

Sebelumnya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menegaskan bahwa bantuan ternak ayam petelur ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di daerah Muna Barat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Muna Barat, khususnya peternak, dapat merasakan manfaat langsung dari program ini,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa ayam petelur, namun juga pakan yang dapat membantu meningkatkan produktivitas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *