Example 728x250

Gempa Bumi 4,2 Magnitudo Guncang Muna, Akibat Aktivitas Sesar Aktif di Timur Laut Towea

Tampilan aktifitas gempa yang terjadi di Muna. (Foto: Ist)

MUNA, PUBLIKREACTION.ID – Wilayah Kabupaten Muna tiba-tiba terasa diguncang gempa pada, Rabu (30/07/2025).

Saat dikonfirmasi oleh media melalui pesan whatsapp, Stasiun Geofisika Kendari membenarkan jika memang telah terjadi gempa di wilayah Muna.

Berdasarkan keterangan Kepala Kantor Geofisika Kendari, Rudin menyampaikan Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi gempa bumi ini berkekuatan M4.2. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.50 LS, 122.72 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km Timur laut Towea, Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 km.

“Kejadian dan Parameter Gempa bumi:
Hari Rabu, 30 Juli 2025, pukul 10:50:21 WITA, wilayah Timur laut Towea, Muna diguncang gempa bumi tektonik,” ungkapnya.

Kata Rudin, Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif di Timur laut Towea, Muna.

“Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di Muna III-IV MMI *(Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi)*, Buton Utara dan Konawe Selatan III MMI *(Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu)*,” ucapnya.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami dan Hingga pukul 11:01 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia juga menghimbau Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg”Pungkasnya.

Penulis: Ardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *