MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Meski belum genap setahun memimpin, Kabupaten Muna Barat di bawah kepemimpinan Bupati La Ode Darwin dan Wakil Bupati Ali Basa terus menunjukkan progres pembangunan yang dinilai positif.
Sejumlah program prioritas yang menjadi bagian dari visi dan misi pasangan Darwin–Ali Basa mulai direalisasikan secara bertahap dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sejak dilantik pada Februari lalu, pasangan kepala daerah ini langsung dihadapkan pada tantangan besar berupa kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Sejumlah kegiatan yang telah terakomodir dalam APBD harus mengalami penyesuaian akibat penarikan anggaran oleh pusat, sehingga pemerintah daerah dipaksa melakukan rasionalisasi ulang terhadap sumber daya keuangan yang tersedia.
Kendati demikian, kondisi tersebut tidak membuat Pemda Muna Barat patah semangat. Dengan anggaran yang jauh lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya, Darwin–Ali Basa bersama jajaran pemerintah daerah justru merumuskan kebijakan berbasis skala prioritas yang bertumpu pada visi dan misi pembangunan daerah.
Empat sektor utama ditetapkan sebagai program unggulan, yakni pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata. Pada sektor pertanian, pemerintah daerah fokus pada penguatan mekanisasi alat produksi serta penyediaan bibit unggul bagi petani.
Sektor perikanan diarahkan pada bantuan alat tangkap yang ramah lingkungan serta penguatan kebijakan yang lebih berpihak kepada kelompok nelayan, khususnya nelayan budidaya.
Sementara itu, sektor peternakan difokuskan pada pengembangan budidaya ayam petelur dan pedaging, serta bantuan bibit sapi kepada kelompok peternak.
Adapun sektor pariwisata diarahkan pada upaya identifikasi dan pemasaran potensi unggulan daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain sektor unggulan tersebut, Pemda Muna Barat juga terus memaksimalkan pelayanan dasar masyarakat. Pada bidang pendidikan, pemerintah melakukan revitalisasi fasilitas sekolah, seperti ruang kelas belajar dan sarana penunjang lainnya, serta merealisasikan program bantuan seragam gratis bagi siswa TK/PAUD, SD, dan SMP.
Di sektor kesehatan, program dokter keliling dan layanan puskesmas 24 jam terus diperkuat. Sementara pada urusan PUPR dan perumahan, pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan dan jembatan yang dinilai rawan, serta menyalurkan bantuan perumahan bagi warga miskin yang belum memiliki tempat tinggal layak.
Sejumlah program prioritas tersebut kini telah berjalan dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Muna Barat.
Tokoh Pemuda Muna Barat, La Iman, mengapresiasi kerja-kerja Pemda Muna Barat di bawah kepemimpinan Darwin–Ali Basa. Menurutnya, di tengah kondisi keuangan daerah yang sulit, pemerintah daerah tetap mampu menunjukkan kinerja yang maksimal dan terarah.
Ia pun mengimbau agar Pemda Muna Barat tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam menyejahterakan masyarakat, tanpa perlu menghiraukan pihak-pihak yang dinilai hanya mencari-cari kekurangan pemerintah.
“Sejauh ini Pemda Muna Barat di bawah kepemimpinan Darwin–Ali kami nilai masih on progres. Kita semua tahu mereka dihadapkan pada kondisi anggaran yang tidak baik-baik saja,” ujar Iman.
Ia menambahkan, kritik yang tidak konstruktif sebaiknya dijadikan pemacu semangat kerja semata. Bahkan, menurutnya, jika ada pihak yang melontarkan kritik bernada nyinyir terhadap capaian pemerintah daerah, hal tersebut sebaiknya diabaikan.
“Yang terpenting pemerintah tetap fokus bekerja untuk masyarakat. Soal yang tidak senang, anggap saja sebagai penyemangat,” pungkasnya.














