MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wuna, Kecamatan Barangka tidak berjalan semestinya, uang puluhan juta diduga dipinjamkan ke salah satu caleg pada pemilu 2024 lalu.
Hal tersebut diungkapkan seorang warga Desa Wuna bahwa BumDes di wilayahnya bermasalah dan tidak berjalan dengan semestinya, terlebih pengelolaan anggaran BumDes tidak sesuai dengan bidang usaha.
“Usaha BUMDes ini bergerak dibidang pertanian, tapi uangnya malah dikasih pinjam oleh caleg sebanyak Rp 70 juta pada saat 2024 lalu,” ujarnya.
Nahasnya, kwitansi peminjaman anggaran BumDes ke caleg tersebut telah diberikan ke kepala desa. Tetapi saat dikonfirmasi, kepala desa tidak tahu menahu soal pinjaman uang tersebut.
Ia mengatakan bahwa tahun 2024 lalu dana penyertaan BUMDes yang bersumber dari DD tersebut berjumlah sekitar Rp 100 juta, serta bidang usahanya bergerak di bidang pertanian.
“Setahu saya usaha BUMDes Wuna bergerak dibidang pertanian yaitu pengadaan bibit dan pupuk untuk dijual di masyarakat, bukan simpan pinjam,” ungkap Kepala Desa Wuna, Samrudni.
Ia juga mengaku bahwa belum melakukan evaluasi terhadap pengurus BUMDes sehingga laporan pertanggung jawaban belom dilakukan.
Sementara itu, Eks Ketua BUMDes Desa Wuna, La Monduru juga mengatakan bahwa tidak mengetahui perkara pinjaman tersebut.
“Saya tidak mengetahui persoalan pinjaman itu dan BUMDes itu tidak bergerak dibidang simpan pinjam, makanya saya juga kaget ada pinjaman 70 juta itu,” ujarnya, Rabu (28/5/2025).
Selain itu ia juga mengaku bahwa ia hanya menjabat sebagai ketua BumDes selama 4 bulan karena sudah berpindah domisili di Kendari.
Monduru katakan selama menjadi ketua BUMDes keterlibatannya dalam pengelolaan hanya pada saat pencairan pertama dengan kisaran pencairan lebih dari Rp 20 juta.
Selanjutnya, Bendahara BUMDes, Liana membantah terkait informasi pinjaman tersebut, Ia menjelaskan bahwa memang BUMDes sudah tidak berjalan saat ini, namun barang belanjaan semua tersimpan.
“Tidak ada yang meminjamkan uang BUMDes, barang belanjaan masih tersimpan,”
Kemudian Ia mengungkapkan anggaran pernyataan Modal BUMDes tahun 2024 lalu sejumlah Rp 170 Juta, namun saat ini sisa kasnya senilai Rp 30 juta. Jadi, anggaran sebesar Rp 140 juta sudah dibelanjakan.
Penulis: Putri














