Example 728x250

Bupati Muna Barat Komitmen Sejahterakan Petani dengan Gelontorkan Sejumlah Bantuan

Kunjungan Bupati Muna Barat bersama Kapolres Muna, dan Kabulog Raha di area perkebunan Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga. (Foto: Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIK REACTION.ID – Mulai meninjau langsung di perkebunan masyarakat dalam rangka menyukseskan program prioritas, Bupati Muna Barat komitmen menyejahterakan petani dengan menggelontorkan bantuan pertanian. Rabu (16/4/2025).

Kunjungan Bupati Muna Barat bersama Kapolres Muna, serta Kabulog Raha ke lokasi perkebunan warga Desa Lakanaha, dalam kunjungan itu masyarakat duduk bersama untuk mengeluarkan keluh kesah ke pemerintah daerah terkait suka duka selama menanam hingga pasca panen jagung.

Sejumlah masyarakat khususnya petani jagung mengungkapkan selama pra panen hingga pasca panen ada beberapa hal yang dirasakan yaitu mulai dari pembukaan lahan, dimana petani sangat kesulitan dalam membuka lahan terlebih kondisi tanah di satu tempat ke tempat lainnya sangat berbeda sehingga masyarakat membutuhkan jonder atau eksavator untuk membersihkan lahan yang akan ditanami.

Selanjutnya, masih banyaknya bibit jagung yang diberikan tidak sesuai dengan permintaan petani, begitupula dengan pupuk yang belum tersalurkan secara merata sehingga hasil produksi tidak sesuai dengan harapan petani.

Tidak hanya terkendala di bibit dan pupuk, petani juga kerap merasakan susahnya sumber air bersih, pasalnya saat musim kemarau akan sangat berpengaruh ke tanaman sehingga petani setempat meminta pengadaan sumur bor.

Tak hanya itu, jagung yang akan dijual jika kandungan airnya tinggi akan berdampak dengan harga jual sehingga petani harus mengeringkan terlebih dahulu tetapi saat musim penghujan hasil panen akan cepat membusuk sehingga petani membutuhkan mesin pengering.

Kemudian, petani juga membutuhkan pemasaran yang pasti, sebab saat dijual di pasar atau ke penadah, harga jagung tidak stabil atau maksimal sehingga modal dengan keuntungan sangat jauh perbedaannya.

Untuk itu, pemerintah daerah Muna Barat hadir sebagai wujud komitmen untuk menyejahterahkan petani jagung dengan memberikan bantuan pertanian berupa bibit, pupuk, dan alat pertanian modern serta bantuan sumur bor.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan pihaknya akan mengadakan bantuan berupa bibit jagung kuning BISI 2 sesuai dengan permintaan petani selama ini, serta akan diberikan pupuk subsidi dengan jangka waktu 2-3 tahun dengan harapan ke depannya petani dapat mandiri dalam mengembangkan pertanian.

Tak hanya itu, Pemda juga akan mengadakan bantuan eksavator di tiga wilayah besar dibawah tanggung jawab Dinas Pertanian, serta akan memberikan bantuan jonder, dan akan diadakan mesin pengering.

Kemudian, dalam mencegah hasil pertanian tidak memadai saat musim kemarau yang berkepanjangan, Pemda akan mengadakan bantuan sumur bor serta pengadaan pengaliran bagi perkebunan yang berdekatan dengan mata air.

“Keluhan petani kita usahakan selesaikan, kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, artinya perlahan-lahan bantuan akan diturunkan,” ujar Darwin.

Selanjutnya, untuk pemasaran hasil produksi petani, Pemda Muna Barat bekerjasama dengan Bulog Raha untuk menyerap jagung pipil kering dengan harga yang telah disesuaikan oleh pemerintah pusat, serta monitoring dalam pemberian bibit dan pupuk dilakukan oleh Polres Muna, untuk memastikan pemberian bantuan tersebut secara merata dan sesuai kebutuhan petani.

Penulis: Putri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *