Example 728x250

Apel Pencanangan Sensus Ekonomi Tandai Pendataan Muna Barat Dimulai

Apel pencanangan sensus ekonomi tahun 2026 di Muna Barat. (Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar apel pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di halaman Kantor Bupati, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan ini menandai dimulainya pendataan ekonomi serentak pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di seluruh wilayah Muna Barat.

Apel dihadiri jajaran OPD, pegawai BPS, serta 100 pendata lapangan dan 17 pengawas Sensus Ekonomi 2026 wilayah Muna Barat yang akan turun mendata seluruh keluarga dan pelaku usaha. Mulai petani jagung, pedagang pasar, UMKM, hingga perusahaan besar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muna Barat, Ibrahim Rasimu menegaskan sensus ini bukan sekadar agenda 10 tahunan, melainkan potret lengkap denyut nadi ekonomi daerah.

“Data adalah pangkal dari kebijakan. Tanpa data yang akurat, semua perencanaan hanya jadi angan-angan. Ibarat mau bangun rumah tanpa gambar denah, hasilnya pasti berantakan,” tegas Ibrahim saat memimpin apel.

Ibrahim memaparkan tiga hal penting yang akan diperoleh dari Sensus Ekonomi 2026. Pertama, data pelaku ekonomi: jumlah UMKM, sektor usaha, dan titik konsentrasi. Kedua, peta titik pertumbuhan baru untuk menarik investor dan membuka lapangan kerja.

“Desa mana yang potensinya besar tapi belum digarap. Sektor mana yang sudah jenuh dan mana yang masih bisa dikembangkan,” jelasnya.

Ketiga, sebagai dasar keadilan pembangunan. Dengan data lengkap, alokasi anggaran, infrastruktur, listrik, jalan, dan internet bisa diarahkan ke wilayah yang paling butuh. “Tidak ada lagi desa yang terlupakan karena tidak masuk data,” tambahnya.

*Gaungkan Gerakan TIR*
Menyukseskan sensus, Sekda menyerukan gerakan TIR kepada seluruh masyarakat Muna Barat: 1. Terima petugas sensus, 2. Isi data dengan benar, 3. Rahasia terjaga.

“Saya minta seluruh jajaran Pemkab Muna Barat dari OPD sampai RT mendukung penuh. Berikan akses, keamanan, kepercayaan kepada petugas sensus. Mereka bukan tamu, mereka adalah pejuang data kita,” ujar Ibrahim.

Kepada masyarakat dan pelaku usaha, Ibrahim menitipkan pesan “Data Anda, Masa Depan Muna Barat”. Ia menjamin data yang disampaikan dilindungi undang-undang dan tidak untuk pajak.

“Jangan ragu, jangan sembunyi, sampaikan data sebenar-benarnya. Yang akan kita dapat adalah peta jalan pembangunan Muna Barat 10 tahun ke depan,” kata Ibrahim.

Kepada tim BPS Kabupaten Muna Barat, ia berpesan agar bekerja profesional, jaga integritas, dan menjadikan pencanangan sebagai pembakar semangat.

“Mari kita sukseskan bersama. Karena data akurat, kebijakan tepat, ekonomi kuat, menuju Muna Barat Liwu Barakati,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *