MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Akses jalan menuju UGD RSUD Muna Barat tergenang lumpur dan becek setelah dialihkan akibat proyek pembangunan rumah sakit melalui program (PHTC). Kondisi itu terekam dalam video yang beredar di media sosial dan memicu beragam reaksi publik.
Beberapa warganet menilai kerusakan jalan disengaja agar pasien langsung masuk IGD. Ada pula yang menyebut video tersebut sebagai bentuk desakan agar pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki jalan.
Direktur RSUD Muna Barat, dr. Syahril Fitrah membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan penimbunan di titik-titik krusial yang mengganggu akses pasien.
“Ini pas di depan pintu masuk UGD yang sebelumnya dalam dan mengganggu akses pasien masuk. Kami sudah timbun dan ini adalah ruas jalan Desa Lombu Jaya,” kata Syahril.
Penimbunan juga dilakukan di jalur poliklinik dan areal rumah sakit yang tergenang air. Area itu merupakan akses utama evakuasi pasien rawat jalan.
Syahril menjelaskan kerusakan jalan terjadi karena intensitas lalu lintas meningkat sejak proyek dimulai. Jalan lama menuju UGD melalui pintu utama tidak bisa lagi dilalui karena masuk area proyek.
“Sebelum ada proyek ini jalur pasien UGD melewati pintu utama yang saat ini sudah menjadi lokasi proyek jadi tidak bisa lagi diakses,” ujarnya.
Saat ini pengguna jalan terdiri dari masyarakat, pengunjung, pasien, dan pekerja proyek. RSUD memastikan perbaikan akan terus dilakukan pada titik yang rawan tergenang.














