Example 728x250

9 Film Lokal Meriahkan Jurnalistik Art & Story Fest 2026

9 film meriahkan jurnalistik Fest. (Foto: Ist)

KENDARI, PUBLIKREACTION.ID -Pemutaran film menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Jurnalistik Art & Story Fest 2026 yang digelar di Taman Budaya Kota Kendari pada 17–18 Januari 2026.

Sebanyak sembilan film lokal diputar khusus pada Sabtu (18/1/2026) dan berhasil menarik antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan karya-karya film dengan beragam genre.

Sastrawan Sulawesi Tenggara, Ahmad Ridwan Wanderer, menilai pemutaran film dalam festival tersebut sebagai ruang penting untuk membaca realitas sosial melalui medium visual. Menurutnya, film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan refleksi publik.

“Keberagaman genre dalam pemutaran film ini menunjukkan bahwa film lokal memiliki kekuatan bercerita yang luas. Ada humor, ketegangan, romansa hingga aksi, semuanya lahir dari konteks sosial dan budaya kita sendiri,” ujar Ahmad Ridwan Wanderer.

Ahmad Ridwan Wanderer menambahkan, pemutaran film-film tersebut membuka ruang dialog antara pembuat karya dan penonton. Ia menilai kegiatan ini penting untuk mendorong tumbuhnya ekosistem film lokal sekaligus memperkuat literasi visual di Sulawesi Tenggara.

Selain pemutaran film, Jurnalistik Art & Story Fest 2026 juga dirangkaikan dengan pameran foto, bazar UMKM, dan lomba mewarnai. Meski demikian, pemutaran film menjadi salah satu agenda yang paling diminati karena menghadirkan karya-karya yang merekam kegelisahan, imajinasi, serta realitas masyarakat lokal.

Melalui festival ini, diharapkan apresiasi publik terhadap film lokal terus meningkat sebagai bagian dari kerja-kerja kebudayaan dan jurnalistik di daerah.

Untuk diketahui, Adapun film yang diputar dalam Jurnalistik Art & Story Fest 2026 antara lain Mondau Ji Terus dan Mie Terakhir yang mengusung genre komedi. Genre horor dihadirkan melalui film Larombonga, Falia, serta Kandole.

Sementara itu, Polemore mengangkat kisah romance misteri, Semarga bergenre romance, Titik Balik dengan genre action, serta Mopondoi yang menghadirkan nuansa thriller.

Penulis: Ardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *