Example 728x250

BPBD Muna Barat: Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

Kalak BPBD Muna Barat, Muhammad Naazirun. (Foto: Ist)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang melanda wilayah pesisir, BPBD Muna Barat mengimbau warga tetap waspada.

Berdasarkan rilis BMKG, wilayah pesisir Kabupaten Muna Barat dalam pekan ini diterpa gelombang tinggi mencapai 0,5 – 2 m dengan kecepatan angin 3 – 20 knots. Dikhawatirkan fenomena ini berpotensi membahayakan aktivitas nelayan dan masyarakat pesisir.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muna Barat, Muhammad Nazirun, kondisi gelombang tinggi dan angin kencang ini terjadi akibat perubahan pola cuaca di wilayah perairan Sulawesi Tenggara yang dipengaruhi oleh dinamika angin dan tekanan atmosfer laut yang tidak stabil.“Kami mencatat sejak beberapa hari terakhir gelombang laut meningkat signifikan dengan disertai hembusan angin yang cukup kuat di perairan Selat Tiworo. Fenomena ini telah menyebabkan beberapa nelayan terpaksa menunda pelayaran dan aktivitas di laut,” ujar Nazirun, (26/1/2026).

Ia menambahkan bahwa BPBD bersama TNI dan instansi terkait terus memantau kondisi cuaca serta gelombang laut dan melakukan koordinasi dengan pihak BMKG untuk mendapatkan informasi cuaca maritim yang lebih akurat.

Masyarakat pesisir diminta mengikuti arahan otoritas setempat serta memperhatikan tanda peringatan dini cuaca dan gelombang.

“Kami mengimbau kepada warga, khususnya nelayan tradisional dan pengguna jasa laut, untuk berhati-hati dan menunda aktivitas di laut sampai kondisi gelombang kembali normal,” tegas Nazirun.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG dan laporan monitoring cuaca, kawasan perairan di sekitar Sulawesi Tenggara termasuk Muna Barat berpeluang mengalami cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Gelombang tinggi dapat terjadi jika hembusan angin meningkat tinggi, sehingga menjadi faktor penyebab utama tingginya gelombang laut yang dialami di perairan setempat.

BPBD juga telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan warga, sekaligus mengimbau masyarakat memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG dan BPBD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *