MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Mendukung visi misi menuju Muna Barat sebagai Liwu Mokesa, Ikatan Guru Indonesia (IGI) berkomitmen kolaborasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Muna Barat melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan tidak membedakan organisasi yang menaungi seluruh guru yang ada di Muna Barat tetapi selama visi misinya berjalan dengan pemerintah daerah untuk membangun dan mengembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) maka wajib disupport dan maksimalkan.
“Ini adalah sebagai wujud bagian pemerintah daerah untuk mewujudkan cita-cita dalam 5 tahun ke depan untuk menjadi Liwu Mokesa,” ujarnya, Rabu (4/2/2025).
Sementara itu, Ketua IGI Kabupaten Muna Barat, Muhammad Azan mengatakan kolaborasi yang didasari untuk membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Liwu Mokesa, maka pihaknya sebagai penggerak di bawah mengambil inisiatif untuk mensinergikan dalam konteks pendidikan.
Dalam kolaborasi dengan pemerintah daerah, pihaknya juga memperluas kerjasama agar sistem jaringan pendidikan semakin besar. IGI melihat peluang tersebut ada di TP PKK karena ada Pokja pendidikan.
Maka dengan Pokja pendidikan ini, bisa membersamai dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru, pelatihan, dan hal lainnya. IGI juga berkomitmen tidak hanya membangun Sumber Daya Manusia tetapi membangun lingkungannya sehingga pihaknya juga mentaken MoU bersama TP PKK.
Kerjasama dengan TP PKK ini juga untuk mewujudkan misi Muna Barat yaitu menciptakan generasi unggul, berkarakter, beragama, dan berbudaya.
“Dalam konteks pendidikan terdiri dari pelatihan guru, pengembangan kompetensi guru, dan menyediakan wadah untuk menunjukkan kreativitas, Sehingga guru harus menyesuaikan tetapi saat ini belum ada pelatih, kita IGI akan menyiapkan wadah tersebut,” ujarnya.
Azan katakan IGI fokus untuk meningkatkan kapasitas kompetensi guru, ini didasari dengan kurangnya inovasi tenaga pendidik sehingga berdampak pada proses belajar yang monoton maka pihaknya akan menghadirkan inovasi baru karena perubahan zaman menuntut kebutuhan orang dan saat ini kecepatan berpikir anak-anak lebih cepat.
Penulis: Putri














