Example 728x250

Tim SAR Sulawesi Tenggara Disiagakan Jelang Arus Mudik

Tim SAR Sulawesi Tenggara disiagakan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk di Muna. (Foto: Ardian/Publik Reaction)

MUNA, PUBLIK REACTION.ID – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menggelar Siaga Khusus Lebaran 2025 guna memastikan keselamatan masyarakat selama arus mudik dan arus balik.

Pembukaan siaga khusus ini dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel kesiapsiagaan yang digelar di Basarnas Command Center.

Dalam sambutannya, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan bahwa Basarnas telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi potensi kejadian darurat selama periode mudik, terutama di tempat rawan kecelakaan, lokasi-lokasi dengan mobilitas masyarakat yang tinggi dan daerah rawan bencana.

“Kami telah menyiapkan personel, peralatan, serta koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan respons cepat dan efektif dalam setiap situasi darurat yang terjadi selama arus mudik dan balik Lebaran 2025,” ujar Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Minggu (23/3/2025).

Basarnas telah menempatkan tim siaga di lebih dari 472 posko yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia”Ungkapnya.

Sementara itu, Humas Basarnas Kota Kendari, Wahyudi mengatakan Untuk Kantor Pertolongan Pencarian Kota Kendari sendiri mempersiapkan personil sebanyak 113 orang dalam pelaksanaan Siaga SAR khusus Lebaran ini.

“Kalau untuk di Muna ada 5 personil yang disiagakan pada Unit Siaga SAR Muna, yang akan berlangsung mulai 21-11 April 2025,” ujarnya.

Wahyudi juga menyebutkan bahwa untuk di wilayah Sulawesi Tenggara, lokasi Siaga SAR khusus lebaran tahun 2025/1446 Hijriah berada disejumlah titik yang tersebar di tiap Kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Siaga saat ada dibeberapa titik yakni di Pelabuhan, Bandara, dan tempat wisata,” pungkasnya.

Pelabuhan tersebut mencakup Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Ferry Kendari, Pelabuhan Panggulu Belo Wanci, Pelabuhan Wawonii, Pelabuhan Torobulu, Pelabuhan Murhum, Pelabuhan Nusantara Raha, Pelabuhan penyebrangan Kolaka-Bajoe, dan Pelabuhan Tobaku.

Kemudian di Bandara Haluoleo, Bandara Betoambari, Bandara Matahora, Bandara Sangia Nibandera serta tempat wisata Kendari, Kolaka, Bau-Bau, Wakatobi, Konawe Utara dan Muna, serta di Terminal Angkutan Darat.

Penulis: Ardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *