La Ode Darwin Tegaskan Golkar Sultra Solid Kawal Pemerintahan Gubernur 5 Tahun ke Depan

Ketua DPD Golkar Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin (Publik Reaction/Ist)

KOLAKA, PUBLIKREACTION.ID – Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara periode 2025-2030 yang digelar di Kabupaten Kolaka menjadi ajang penegasan komitmen kolaborasi antara Partai Golkar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Minggu (1/11/2026).

Dua pernyataan penting mengemuka dalam acara tersebut, yakni komitmen Partai Golkar untuk mengawal pemerintahan Gubernur selama 5 tahun ke depan dan komitmen Gubernur yang membuka ruang sinergi lintas partai demi pembangunan daerah.

Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan Partai Golkar dan Partai Gerindra adalah sahabat yang tidak akan pernah terpisahkan. Ia menyebut, kolaborasi tersebut harus terus dijaga sampai kapanpun dan dimanapun.

“Mohon izin Bapak Gubernur, walaupun Bapak Gubernur secara warna dengan kami berbeda, tetapi Gerindra dan Golkar ini adalah sahabat yang tidak akan mungkin pernah terpisahkan. Kolaborasi ini mudah-mudahan bisa terus terjalin sampai kapanpun dan di manapun,” ujar La Ode Darwin.

La Ode Darwin juga menyampaikan komitmennya di hadapan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar bahwa Golkar Sultra akan selalu berada di belakang Gubernur untuk mengawal program-program yang berpihak kepada rakyat Sultra.

“Kami ingin sampaikan kepada Bapak Sekjen, komitmen kami di Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus berkolaborasi dengan Bapak Gubernur dalam mengawal pemerintahan beliau selama 5 tahun ke depan. Insyaallah kami akan selalu berada di belakang Bapak Gubernur,” tegasnya.

Ia bahkan menyinggung soal komitmen dukungan Golkar terhadap kepemimpinan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari kolaborasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, La Ode Darwin menunjuk Kabupaten Kolaka sebagai percontohan bagi 16 kabupaten/kota lainnya. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Ismail Nushar, DPD Golkar Kolaka telah menunjukkan perubahan nyata, termasuk pembenahan kantor DPD yang kini menjadi pusat berkumpulnya kader dan tokoh masyarakat.

“Mohon izin Pak Bupati, walaupun Bapak di Gerindra, kami di Golkar Insyaallah akan jalan berbarengan. Dulu Kabupaten Kolaka ini yang menentukan siapa nomor 1 dan nomor 2 pemenang pemilu. Insyaallah 17 kabupaten/kota akan mengambil contoh dari Kabupaten Kolaka,” katanya.

La Ode Darwin juga menyatakan akan bergandengan tangan dengan Bupati Konawe, Irham Kalenggo, yang juga Ketua DPD Golkar Konawe Selatan untuk membesarkan Partai Golkar dan menjadikannya partai pemenang di seluruh wilayah Sultra.

Pelantikan di Kolaka ini menjadi langkah awal memanaskan mesin partai, dengan target mendongkrak kursi Golkar di Kolaka dari yang saat ini hanya 2 kursi menjadi 6 hingga 8 kursi.

Menanggapi komitmen tersebut, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dalam sambutannya menyampaikan apresiasi. Gubernur terlebih dahulu menyampaikan selamat ulang tahun kepada Partai Golkar yang genap berusia 62 tahun pada 20 Oktober 2026 lalu.

“Semoga Partai Golkar semakin solid dan dapat terus memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia serta selalu menjadi elemen penting dalam upaya mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan selamat kepada pengurus DPD yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar penggantian struktur organisasi, tetapi momentum untuk menerima amanah dan meneguhkan pengabdian yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, Pemprov Sultra saat ini fokus membangun daerah melalui 4 sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan berbasis agro maritim, demi mewujudkan Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

“Kami menyadari bahwa kemajuan daerah tidak mungkin diwujudkan oleh pemerintah semata. Sebaik apapun visi-misi dan program pembangunan, semua tidak akan berjalan optimal tanpa adanya dukungan, partisipasi, serta sinergi dan kolaborasi dari seluruh komponen pembangunan, termasuk partai politik,” ungkapnya.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sultra selalu terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun.

“Saya ulangi, pemerintah provinsi selalu terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun dengan tetap mengedepankan sikap saling menghormati dan saling menghargai,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk tetap solid meski berbeda warna politik.

“Kita boleh berbeda organisasi partai politik serta berbeda dalam strategi memperjuangkan gagasan, tetapi perbedaan tersebut tidak menjadi halangan bagi kita untuk melangkah bersama. Meskipun berbeda partai, kita harus senantiasa berjalan bersama, seiring dan seirama menuju satu tujuan yang sama yakni kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!