MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Sebanyak 219 peserta ramaikan MTQ tingkat Kabupaten Muna Barat. Bupati La Ode Darwin menegaskan MTQ dan festival LASQI bukan sekadar seremonial, melainkan momentum membangun mental spiritual dan akhlak untuk wujudkan Muna Barat sebagai Liwu Mokesa.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an memiliki posisi yang penting dalam rangka membangun mental spiritual dan akhlak anak bangsa terkhusus di Kabupaten Muna Barat.
Melalui perhelatan MTQ dan festival LASQI, ia mengajak semua pihak untuk merefleksi kembali nilai-nilai ramadhan yang baru saja dilalui, maka inilah saatnya untuk membuktikan bahwa puasa yang dilalui mampu memberi dampak positif untuk membangun Kabupaten Muna Barat menjadi Liwu Mokesa saat ini dan dimasa yang akan datang.
“Kita jangan terjebak pada seremonial semata akan tetapi mari bersama kita tunjukkan kualitas terbaik bukan hanya dalam arena ini, tetapi juga berlomba dalam keseharian kita untuk menjadi yang terbaik akhlaknya dan juga terbaik amalnya,” ujar La Ode Darwin.
Tak hanya itu, ia mengajak semua pihak untuk memperkuat lini kehidupan di daerah mulai dari diri masing-masing, berbenah dan berpegang pada kaidah dan norma agama maka akan mampu mewujudkan Kabupaten Muna Barat menjadi Liwu Mokesa yakni menjadi negeri yang maju peradabannya, negeri sejahtera masyarakatnya, dan negeri yang melahirkan generasi rabbani, serta negeri yang baldatun taoyyibatun warobbun ghofur.
Kemudian, kegiatan MTQ dan festival LASQI ini adalah salah satu implementasi dari visi misi pemerintah Kabupaten Muna Barat di bidang keagamaan dalam upaya membangun mental dan spritual serta berbagai program lainnya yang menjadi prioritas sejak ia memimpin Kabupaten Muna Barat, baik di bidang keagamaan maupun bidang lainnya.
Darwin katakan dengan semangat MTQ dan festival LASQI ini, ia harapkan dapat meningkatkan kerukunan, kedamaian, dan keramahan dalam keberagamaan serta dapat menciptakan kehidupan antar umat beragama yang harmonis penuh toleransi, dan kasih.
Ia juga berharap mampu melahirkan generasi-generasi yang memiliki kecerdasan spiritual kecerdasan sosial, dan kecerdasan emosional sebagai modal untuk membangun bangsa khususnya Kabupaten Muna Barat.
Ia juga berharap ke dewan hakim mampu menjalankan tugas secara profesional, menjunjung tinggi, sifat amanah serta hasil dari kegiatan ini dapat dipertanggung jawabkan karena hasil akhir dari penilaian ini akan menjadi tolak ukur bagi peserta yang berhasil menjadi yang terbaik dalam MTQ dan festival LASQI kali ini untuk diikutsertakan pada MTQ dan festival LASQI Tingkat Provinsi maupun Nasional.
Untuk diketahui, ada beberapa bidang yang diperlombakan yakni Tilawah Tartil, Qiraat Shabaah Muratul Qur’an, Hifdzil Qur’an juz 1-juz 30, Kaligrafi, Syarhil Qur’an, Pawai Ta’aruf dan LASQI.














