Example 728x250

Pemda Muna Barat Upaya Tingkatkan Animo Masyarakat Lintasi Bandara Sugimanuru

Peresmian penerbangan perdana maskapai Sriwijaya Air di Bandara Sugimanuru. (Foto: Publik Reaction)

MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Sriwijaya Air resmi lakukan penerbangan perdana di Bandara Sugimanuru, Pemerintah daerah Kabupaten Muna Barat terus memaksimalkan animo masyarakat untuk lewat jalur Muna Barat ke Makassar.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan Pulau Muna sendiri terdiri dari tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Muna, Kabupaten Muna Barat, dan Kabupaten Buton Tengah. Kehadiran Bandara Sugimanuru bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Muna Barat, tetapi juga menjadi gerbang udara bersama bagi seluruh masyarakat Pulau Muna.

Oleh karena itu, manfaat dari rute penerbangan ini diharapkan dapat dirasakan secara merata oleh ketiga kabupaten tersebut.

Dari aspek ekonomi, penerbangan Sugimanuru–Makassar pulang–pergi ini akan memperlancar mobilitas barang dan jasa, menekan biaya logistik, serta membuka peluang investasi baru. Produk pertanian, perikanan, dan UMKM dari Pulau Muna kini memiliki akses yang lebih cepat menuju pasar yang lebih luas, khususnya Makassar sebagai pusat perdagangan dan distribusi di kawasan Indonesia Timur.

Dalam penerbangan perdana Sriwijaya Air di Muna Barat ini merupakan kerjasama seluruh pihak sehingga beberapa langkah yang dipersiapkan Pemda Muna Barat agar animo masyarakat meningkat yaitu saat ini pihak Pemda fokus dalam pemetaan pariwisata agar diminati wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dimana, pariwisata akan terintegrasi ke 3 kabupaten yaitu Muna Barat, Muna, dan Buton Tengah sehingga pihak Pemda Muna Barat akan berdiskusi untuk meminta pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara agar paket wisata dapat terlaksana secepatnya.

Tak hanya itu, Pemda juga menjalin kerjasama di tiga kabupaten yaitu Muna Barat, Muna, dan Buton Tengah untuk memaksimalkan penerbangan Sriwijaya Air agar dijadikan jalur alternatif untuk menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

“Itu beberapa yang telah kami rancang, agar penerbangan Sriwijaya Air tidak sia-sia atau berhenti lagi di tengah jalan,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Ia juga mengimbau ke seluruh masyarakat pulau Muna untuk memaksimalkan kehadiran maskapai di Bandara Sugimanuru.

Terkait subsidi pemerintah daerah Kabupaten Muna Barat telah menyiapkan Rp1 miliar dan kemudian pemprov juga akan menambahkan Rp1,5 miliar. Untuk subsidi Pemda Muna Barat tidak subsidi harga tiket tetapi subsidi kursi.

Ia juga menargetkan, maskapai di Bandara Sugimanuru dapat berjalan setiap hari terlebih saat menjelang bulan ramadhan, lebaran, dan pasca lebaran.

Kemudian, terkait masih kurangnya run away, Pemda Muna Barat bersama dua kabupaten lainnya untuk berdiskusi dengan Wakil Komisi V DPR RI, Ridwan Bae agar dapat menambahkan run away untuk memaksimalkan bandara.

Selain itu, pihak Pemda juga akan bersurat ke Kementerian Perhubungan agar penambahan run away terlaksana dengan maksimal dan tidak menjadi kendala bagi maskapai lainnya yang akan masuk di Muna Barat.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala mengatakan pihak Pemprov terus mensuport beroperasinya maskapai di Bandara Sugimanuru sebab saat ini hanya tiga Bandara yang beroperasi di daerah kepulauan yang ada di Sulawesi Tenggara yaitu Bau-Bau, Wakatobi, dan Muna Barat.

Salah satu bentuk support yang diberikan pemprov Sulawesi Tenggara akan memberikan subsidi sebesar Rp1,5 miliar.

“Kita sudah sepakati dalam pergeseran APBD 2026 anggarannya akan turun,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala UPBU Sugimanuru, Mohamad Khusnudin mengatakan pihaknya akan maksimalkan fasilitas sarana dan prasarana di Bandara Sugimanuru, terlebih saat ini masih kurangnya run away untuk boeing seri 500 sehingga dari landasan 1.600 akan ditambahkan menjadi 1.800 sesuai permintaan pihak maskapai.

“Kita akan lakukan koordinasi ke Kemenhub untuk penambahan run away, saat ini masih 1.600 sehingga kapasitas bagasi dari 15 kilogram kita batasi menjadi 10 kilogram,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *