MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat minta seluruh pengurus mampu menghasilkan rencana kerja lebih fokus, terukur, dan sesuai prioritas Rakernas yang harus diimplementasikan ke daerah.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Muna Barat, yang turut dihadiri oleh seluruh pengurus tingkat kabupaten hingga desa. Selasa (16/12/2025).
Ketua TP PKK Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin mengatakan Rakorda ini dilaksanakan atas tindak lanjutan kegiatan Rakernas ke X PKK tahun 2025 di Samarinda, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu
Dalam Rakernas itu seluruhnya dikumpulkan dalam rangka menyatukan pemahaman, menyepakati arah kebijakan dan menetapkan program kerja PKK secara nasional agar seragam, terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat pada umumnya terkhusus keluarga sebagai kelompok sosial utama yang dibina.
Rakernas X PKK Tahun 2025 juga telah menghasilkan berbagai rekomendasi penting yang harus segera direspons dan implementasikan di daerah. Selain rencana Induk gerakan PKK 2025-2029 serta strategi pelaksanaan 10 program pokok PKK.
Maka ada beberapa poin strategis yang menjadi fokus nasional tahun ini antara lain penguatan program berbasis keluarga yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Terkait hal ini, saya berharap ke depan setiap kecamatan/Desa dapat mendiskusikan dan mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi di masyarakat dan solusi apa yang bisa diberikan melalui program-program PKK berbasis keluarga,” ujarnya.
Hal tersebut dapat disampaikan dalam bentuk papan Informasi di Setiap Kecamatan/Desa. Sehingga, ke depan memudahkan untuk melihat lebih jernih
dan memahami kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan dan desa.
Kemudian, ia meminta optimalisasi kaderisasi dan digitalisasi Gerakan PKK, agar setiap kegiatan semakin tertib administrasi, terukur, dan berdampak.
Serta meningkatkan peran PKK dalam penurunan stunting, pengendalian Inflasi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga, khususnya UMKM perempuan.
Kedepannya pula, kecamatan dan Desa dapat mendata UMKM dapat dikembangkan di desa serta mengidentifikasi permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh UMKM tersebut. Sehingga ketika sudah ada data yang cukup, pihaknya bisa lebih tepat sasaran dalam memberikan bantuan untuk UMKM di Kecamatan/Desa.
Serta pengurus PKK juga dapat menguatkan kemitraan dengan Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor guna memperluas jangkauan manfaat program.
Tentunya TP PKK Kabupaten Muna Barat, sebagai perpanjangan tangan dari TP PKK pusat, memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan hasil Rakernas tersebut ke dalam program nyata di lapangan.
Oleh karena itu, Rakor saat ini bukan hanya sekadar pertemuan administratif, melainkan forum kerja untuk menyatukan langkah, menyamakan persepsi, dan memperkuat komitmen bersama.
Rhika berharap Rakor ini juga dapat menghasilkan rencana kerja yang lebih fokus, terukur, dan sesuai prioritas Rakernas.
Selain itu, pihaknya perlu meningkatkan penguatan koordinasi antar pokja, kecamatan, dan desa agar pelaksanaan program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik serta hasilnya sesuai dengan yang diharapkan bersama.
Ia juga terus mendorong pengurus dan anggota di tingkat kecamatan dan Desa untuk terus menunjukkan inovasi-inovasi lokal yang dapat
menjadi identitas dan kekuatan PKK Muna Barat sehingga Muna Barat dapat lebih dikenal dan mampu bersaing dengan TP PKK di Kabupaten lainnya.














