MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Menjadi salah satu program utama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat mempersiapkan 18 Paud swasta menjadi sekolah negeri.
Saat ditemui, Kabid Paud Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, La Duho mengatakan jumlah paud di Muna Barat saat ini sebanyak 132 dan hanya 4 paud yang berstatus negeri, maka saat ini pihaknya masih melakukan persiapan untuk mengubah status 18 paud swasta menjadi negeri.
“Dari 18 paud yang akan diubah statusnya ini sebagian telah ada dokumennya, sehingga yang lainnya menunggu hasil pengamatan tim verifikasi di lapangan,” ujarnya, Jumat (21/8/2025).
Salah satu persiapan yang dilakukan yaitu tim verifikasi saat ini telah dibentuk yang nantinya akan dirapatkan terkait jadwal verifikasi di lapangan.
Ketika tim verifikasi turun di lapangan ada beberapa hal yang dinilai yaitu kelayakan sekolah yaitu kondisi gedung, luas lahan, jumlah siswa serta guru.
Tak hanya itu, salah satu poin mendasar yang akan diamati oleh tim Verifikasi pada satuan Pendidikan di Paud adalah akte hibah untuk tanah dan bangunan atau sertifikat tanah.
Maka setelah melakukan verifikasi di lapangan, tim verifikasi akan mengumpulkan dokumen untuk diajukan ke pemerintah daerah sehingga kemudian pemerintah daerah akan menerbitkan SK bupati, selanjutnya data dikirimkan ke Provinsi untuk izin operasional dan dikirmkan ke Kementerian untuk perubahan NPSN.
“Kita terus percepat kegiatan ini, karena ini menjadi program utama bidang paud,” pungkasnya.
Untuk diketahui, ini 18 Paud yang akan menjadi sekolah negeri yaitu TK PKK Lapolea, TK PGRI Waulai, TK Satria Kusambi, TK Dharma Wanita Lakawoghe, TK Dharma Wanita Guali, TK Dharma Wanita Lawa, TK Idhata Latugho.
Kemudian, TK Dharma Wanita Maginti, TK Dharma Wanita Kuncup Mekar, TK Perintis Ondoke, TK PGRI Wulanga Jaya, TK Pertiwi Kambara, TK PGRI Wadasa, TK Harapan Baru Langku-Langku, TK Gersamata Lailangga, TK Mekar Lakanaha, TK Al Ashar, dan TK Dharma Wanita Maperaha.
Penulis: Putri Wulandari














